Selasa, 29 September 2020

Pemkot Manfaatkan Tambahan Libur Siswa untuk Sterilisasi Sekolah

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Tri Rismahari Walikota Surabaya saat ditemui di rumah dinasnya, Sabtu (21/3/2020). Foto: Baskoro suarasurabaya.net

Pemerintah Kota Surabaya akan memanfaatkan perpanjangan kebijakan belajar di rumah (libur) bagi pelajar TK hingga SMP untuk melakukan sterilisasi gedung sekolah.

Tri Rismahari Wali Kota Surabaya menyatakan, ada sekitar seribu lebih sekolah di Surabaya akan disterilkan menggunakan cairan disinfektan selama seminggu (23-28 Maret 2020) ke depan.

“Kita akan sterilkan seluruh sekolah. Kemarin daftar kita, SD dan SMP ada seribu berapa, itu kita akan sterilkan semua sekokah. Kita akan disinfektan semua,” ujar Risma di rumah dinasnya pada Sabtu (21/3/2020).

“Kita tambah seminggu lagi (libur sekolah), sambil kita punya waktu mendisfektan sekolah-sekolah,” tambahnya.

Setelah menyemprot gedung sekolah dengan cairan disinfektan, ia akan membagi-bagikan hand sanitizer ke sekolah-sekolah itu. Ia berharap, ada banyak hand sanitizer tersedia untuk siswa.

Selain hand sanitizer, ia juga berupaya menambah lagi wastefal portabel di titik-titik keramaian masyarakat. Saat ini, Risma mengklaim sudah ada sekitar 500 an wastefal tersebar di Surabaya.

“Kita akan perbanyak terus (wastefal) agar warga terbiasa cuci tangan pakai sabun. Sementara (dinas) Cipta Karya yang pickupnya muter-muter (mengisi sabun dan air),” pungkasnya. (bas/bid)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Selasa, 29 September 2020
35o
Kurs