Jumat, 7 Oktober 2022

Perbup PSBB Gresik Siap Ditandatangani, Ada 9 Bab dan 34 Pasal

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Mohammad Qosim Wakil Bupati (Wabup) Gresik bersama Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim di Gedung Grahadi, Kamis (23/4/2020). Foto: Humas Pemprov Jatim

Mohammad Qosim Wakil Bupati (Wabup) Gresik mengaku Perbup Gresik tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah siap ditandatangani. Ia mengatakan, akan ada 9 Bab dan 34 Pasal di dalamnya.

“Kabupaten Gresik, Perbupnya sudah siap. Terdiri atas 9 bab dan 34 pasal. InsyaAllah poin-poin yang ada di Pergub kita sesuaikan dengan yang ada di Kabupaten Gresik. Kita masukkan semuanya,” ujar Qasim pada Kamis (23/4/2020).

Ia mengatakan, perbup tersebut akan ditandatangani oleh Bupati Gresik pada Jumat (24/4/2020) pagi. Ia berharap, dengan penerapan PSBB di Gresik dan dua wilayah lain, mampu menekan angka penyebaran Covid-19.

Sebagai informasi, dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik, delapan kecamatan yang akan mengikuti PSBB. Kedelapan kecamatan itu yaitu Kecamatan Kebomas, Kecamatan Driyorejo Kecamatan Menganti, Kecamatan Manyar, Kecamatan Gresik, Kecamatan Sedayu, Kecamatan Duduksampean, dan Kecamatan Benjeng.

Sebelumnya, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik diterapkan selama 14 hari mulai Selasa 28 April 2020 hingga Senin 11 Mei 2020.

Hal itu sesuai Peraturan Gubernur nomor 18 Tahun 2020 dan Keputusan Gubernur dengan nomor 188/2020/KPTS/013/2020 tentang pemberlakuan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di wilayah Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik.

“Besok insyallah Perwali dan Perbub sudah final karena kemarin sudah selesai pemaparan. Mulai Sabtu akan ada sosialisasi PSBB selama tiga hari, Sabtu, Minggu, Senin, dan Selasa PSBB mulai efektif berlaku,” kata Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (24/4/2020) malam.

Khofifah mengatakan, jangka waktu pemberlakuan PSBB juga tetap melihat hasil evaluasi tentang penyebaran Covid-19 itu sendiri. Sebelum efektif diterapkan, nantinya akan ada masa sosialisasi tiga hari, yaitu mulai Sabtu 25 April 2020. (bas/ang)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Mobil Mogok dan Nutup Sebagian Jalur Layang Mayangkara

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Surabaya
Jumat, 7 Oktober 2022
31o
Kurs