Rabu, 28 Oktober 2020

Polisi Pelabuhan Tanjung Perak Ungkap Peredaran Uang Palsu

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Lembaran uang palsu pecahan Rp50 ribu dan 100 ribu diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (29/07/2020). Foto: Antara/Didik Suhartono

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengungkap peredaran uang palsu berupa lembaran pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu.

AKBP Ganis Setyaningrum Kepala Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari pengaduan masyarakat yang menerima uang diduga palsu dari seorang tak dikenal.

“Kami segera menurunkan anggota untuk melakukan penyelidikan,” katanya kepada wartawan di Surabaya, Rabu (29/7/2020).

Polisi kemudian menangkap seorang pelaku yang bertransaksi menggunakan uang palsu berinisial BBT, usia 26 tahun, asal Surabaya.

Dari pelaku BBT ini polisi mengembangkan penyelidikan hingga akhirnya menangkap pembuatnya, berinisial MY, usia 43 tahun, asal Gresik, Jawa Timur.

Dari kedua pelaku, polisi mengamankan barang bukti sebanyak 101 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu dan 128 lembar pecahan Rp50 ribu.

Keduanya dijerat Pasal 36 ayat 1, 2 dan 3 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan/ atau Pasal 245 Kitab Undang-undang Hukum Pidana, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun.

“Kami masih mengembangkan penyelidikan untuk memburu kemungkinan ada pelaku lain yang terlibat. Menurut pengakuan pelaku MY, uang palsu buatannya juga beredar di wilayah Mojokerto dan Madura. Bahkan hingga ke luar Pulau Jawa, seperti Medan dan Banjarmasin,” tuturnya.(ant/tin)

Bagikan
Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Rabu, 28 Oktober 2020
33o
Kurs