Kamis, 24 September 2020

Presiden Minta Pramuka Ikut Terlibat Menjaga Kedisiplinan Protokol Kesehatan

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Jokowi Presiden memimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-59 yang digelar sore hari ini, Rabu (12/8/2020) melalui konferensi video dari Istana Negara, Jakarta. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden mengatakan, jiwa dan karakter generasi tangguh Pramuka Indonesia yang disiplin dalam bertindak, tidak gentar menghadapi rintangan, selalu peduli serta siap berkorban untuk sesama sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19.

Amanat itu disampaikan Presiden dalam upacara Peringatan Hari Pramuka ke-59 Tahun 2020 yang digelar sore hari ini, Rabu (12/8/2020) melalui konferensi video dari Istana Negara, Jakarta.

Hari Pramuka tahun ini mengangkat tema; Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu Dalam Menanggulangi Bencana Covid-19 dan Bela Negara.

“Di masa pandemi Covid-19, jiwa dan karakter seperti itulah yang kita butuhkan. Kita harus disiplin mengikuti protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan mengajak semua lapisan masyarakat bersama-sama disiplin,” ujarnya.

Kepala Negara yakin kalau kedisiplinan dan kepedulian bisa dijalankan dengan konsisten, upaya pengendalian penyebaran Covid-19 akan jauh lebih mudah dilaksanakan.

“Oleh karena itu, saya minta kepada saudara-saudara untuk membuat dua gerakan nasional,” pinta Presiden kepada Gerakan Pramuka Indonesia.

Yang pertama adalah Gerakan Kedisiplinan Nasional. Lewat gerakan itu, seluruh anggota Pramuka Indonesia bisa mengajak semua anggota masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Lalu yang kedua, Gerakan Kepedulian Nasional yang mengajak masyarakat untuk saling membantu, peduli, dan saling berbagi.

“Dua gerakan itu bukan cuma untuk membantu penanganan masalah nasional akibat pandemi, tapi juga akan semakin mengasah jiwa dan karakter kepemimpinan saudara-saudara dalam memperdalam jiwa pramuka sejati sebagaimana tertuang dalam Dwidarma, Trisatya, dan Dasadarma Pramuka,” tuturnya.

Lebih lanjut, Jokowi juga meminta seluruh anggota Gerakan Pramuka Indonesia giat belajar, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, merawat kebhinekaan, mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjadi penjaga Pancasila sejati.

Menurutnya, tantangan demi tantangan ke depan yang dihadapi Gerakan Pramuka Indonesia juga Bangsa Indonesia akan semakin berat dan kompleks.

“Penyelesaian masalah kesehatan membutuhkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penyelesaian masalah perekonomian juga membutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karakter disiplin dan peduli yang saudara-saudara miliki akan semakin bermakna jika didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi,” tegasnya.

Sekadar diketahui, penyelenggaraan upacara Peringatan Hari Pramuka tahun ini digelar melalui konferensi video dengan menerapkan protokol kesehatan.

Upacara peringatan secara daring diikuti jajaran pengurus Kwartir Nasional yang mengikuti jalannya prosesi upacara dari Gedung Pandansari, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.

Selain itu, 34 kelompok peserta Kwartir Daerah, 11 kelompok pimpinan Satuan Karya Pramuka tingkat nasional, 3 kelompok Satuan Komunitas Pramuka tingkat nasional, 66 kelompok mitra Kwartir Nasional, 200 kelompok peserta Kwartir Cabang, hingga 11 kelompok Gugus Depan Luar Negeri juga mengikuti jalannya upacara dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.(rid/tin/lim)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Hendra Lukas P. Hutagalung

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Kamis, 24 September 2020
28o
Kurs