Rabu, 28 Oktober 2020

Program Kampung Tangguh Semeru di Jatim Diadopsi Secara Nasional

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Irjen Pol Muhammad Fadil Imran Kapolda Jatim saat on air di Radio Suara Surabaya pada Kamis (11/6/2020). Foto: Dok/Gana suarasurabaya.net

Kampung Tangguh Semeru adalah program unggulan Polda Jawa Timur, sebagai upaya melawan penyebaran virus Covid-19 yang dilakukan mulai lingkup terkecil, yakni dari desa dan warga sekitar.

Program ini akhirnya diadopsi secara nasional dengan nama Kampung Tangguh Nusantara, karena dianggap efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menangkal Covid-19.

“Kawan Suara Surabaya, apa yang kita kerjakan ini ternyata menginspirasi kepolisian di seluruh Indonesia. Kampung Tangguh Semeru diadopsi menjadi Kampung Tangguh Nusantara. Ini lah, Jawa Timur untuk Nusantara,” kata Irjen Muhammad Fadil Imran Kapolda Jatim kepada Radio Suara Surabaya, Kamis (11/6/2020).

Sama halnya dengan Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo, program penanggulangan Covid-19 ini berbasis komunitas warga sekitar dan melibatkan semua warga tanpa terkecuali.

“Semua berbasis komunitas RT/RW dan semua terlibat, baik dalam membawa ke rumah sakit, diisolasi jika memiliki gejala ringan, terkait ekonomi juga saling membantu. Ini menurut saya sangat luar biasa,” tambahnya.

Irjen Fadil yang baru saja mengikuti rapat pembahasan Surabaya Raya menuju masa transisi New Normal pun juga memberikan penjelasan mengenai hasil rapat tersebut. Ia mengatakan, pihaknya bersama Wali Kota Surabaya, Bupati Sidoarjo dan Bupati Gresik menandatangani pakta integritas transisi ketiga daerah itu menuju New Normal.

“Tentang bagaimana tetap bisa hidup sehat tapi tetap produktif, ada item-item kesepakatan antara lain terus melakukan pencegahan, langkah-langkah kuratif tracing, testing dan treatment yang masif, meningkatkan partisipasi publik, pendisiplinan, dan yang penting kantibnas terjaga dan tetap produktif,” ujarnya.

Irjen Fadil mengatakan telah mengerahkan sekitar 40.000 personel di berbagai kabupaten/kota untuk mensukseskan langkah ini.

Selanjutnya, ia berpesan kepada masyarakat untuk menjaga kedisiplinan dalam jaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan, serta saling mengingatkan antar sesama untuk ikut berpartisipasi menanggulangi penyebaran virus.

“Pertama, disiplin, disiplin, disiplin, disiplin ini vaksinnya Covid. Pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan bisa mencegah 80%, sisanya urusan Tuhan yang penting kita berdoa dan berikhtiar,” imbuhnya.(tin/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Rabu, 28 Oktober 2020
33o
Kurs