Senin, 3 Agustus 2020

Roket Pengangkut Satelit Gagal Capai Orbit dan Kehilangan Muatan

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Foto peluncuran dan penerbangan pertama roket 3D bertenaga baterai yang diciptakan oleh Rocket Lab, perusahaan antariksa Silicon Valley, di Semenanjung Mahia yang terpencil di Selandia Baru, Kamis (25/5/2017). Foto : Rocket Lab/Antara

Sebuah roket dari Rocket Lab, perusahaan peluncuran satelit berukuran kecil, gagal mencapai orbit setelah sempat mengangkasa dari Selandia Baru pada Sabtu (4/7/2020). Roket tersebut kehilangan muatan tujuh satelit kecil yang hendak diangkut ke angkasa luar.

“Satu masalah terjadi hari ini selama peluncuran Rocket Lab yang menyebabkan hilangnya pengangkut (satelit),” tulis perusahaan itu di Twitter , seraya menambahkan akan menyampaikan informasi lebih banyak.

“Kami minta maaf sedalam-dalamnya kepada para pelanggan di dewan Electrom,” kata perusahaan yang berbasis di Aucland, Selandia Baru itu. “Masalah terjadi belakangan dalam penerbangan selama pembakaran tahap kedua.”

Rocket Lab adalah satu dari kelompok perusahaan peluncuran yang sedang tumbuh yang berupaya mempermurah ongkos mengirim satelit seukuran kotak sepatu menuju orbit rendah Bumi, membuat roket-roket yang lebih kecil dan menghidupkan kembali jalur produksi tradisional untuk memenuhi permintaan muatan (satelit) yang sedang tumbuh.(ant/iss)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Truk Patah As di Gedangan

Truk Muat Pasir Terguling di Balongbendo

Kerikil Berserakan, Lalu Lintas Macet

Fortuner Masuk Sungai Kaliwaron

Surabaya
Senin, 3 Agustus 2020
29o
Kurs