Selasa, 2 Juni 2020

Rumah Sakit Rujukan dan Tenaga Medis Penanganan Covid-19 di Jatim Bertambah

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim. Foto: Istimewa

Rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Timur bertambah. Per Jumat (10/4/2020) ini, totalnya sebanyak 85 rumah sakit yang ada di berbagai daerah di Jatim.

Ada 10 tambahan dari 75 rumah sakit rujukan yang sudah ada. Seiring penambahan ini, kapasitas tempat tidur dan fasilitas perawatan bertambah.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengatakan, dengan adanya penambahan jumlah RS ini, total ruang isolasi dan observasi lebih dari 2 ribu.

“Dengan adanya 85 rumah sakit rujukan, per hari ini total ada 2.499 ruang isolasi dan ruang observasi yang siap untuk menangani pasien Covid-19,” kata Khofifah.

Secara rinci, ada 61 ruang isolasi tekanan negatif yang dilengkapi ventilator. Ada 256 ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator. Lalu ada 533 ruang isolasi tanpa tekanan negatif.

Dari total 2.499 ruang isolasi itu, saat ini ada sebanyak 699 ruang isolasi yang sedang dalam pengembangan dilengkapi tekanan negatif. Sedangkan untuk ruang observasi, jumlahnya ada 950 ruangan.

“Total bed (tempat tidur) kita, baik yang di ruang isolasi maupun non isolasi di 85 rumah sakit rujukan kita juga bertambah. Sekarang jumlahnya menjadi 13.957 bed,” ujar Khofifah.

Seiring penambahan rumah sakit rujukan beserta ruang isolasi, ruang observasi, dan tempat tidurnya, jumlah tenaga medis yang akan bersiaga menangani pasien Covid-19 juga bertambah.

Total ada 1.275 orang dokter umum di medan penanganan pasien Covid-19 yang membantu 372 dokter penyakit dalam dan 227 orang dokter anastesi, dan dipimpin oleh 191 dokter spesialis paru.

Para dokter itu dibantu oleh 19.400 orang perawat dan 1.862 relawan mahasiswa tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Mereka siap memberikan pelayanan terbaik.

Sampai Kamis petang (9/4/2020), telah terkonfirmasi sebanyak 223 kasus positif Covid-19. Ada sebanyak 1.260 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 13.006 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Kasus kematian di Jatim sebanyak 17 orang atau 7,62 persen dari total kasus positif Covid-19. Pasien yang sembuh sebanyak 57 orang atau setara 25,56 persen.

Penambahan RS rujukan dan tenaga medis itu diharap mampu menurunkan fatalitas akibat Covid-19 dan meningkatkan jumlah pasien yang sembuh. Kata Khofifah saat ini kesembuhan di Jatim tertinggi di Jawa.

“Ketersediaan layanan rumah sakit rujukan akan menambah kekuatan kita melawan covid-19. Saya tetap berharap badai ini bisa segera berakhir dan masyarakat kembali hidup sehat dan aman,” ujar Khofifah. (den/ang/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Nur Aini Kusuma

Potret NetterSelengkapnya

Kios Bensin di Lebak Jaya Utara Terbakar

Banjir di Tambak Sawah

Pohon Tumbang di Exit Tol Dupak

Kepadatan di Pasar Wadungasri

Surabaya
Selasa, 2 Juni 2020
29o
Kurs