Kamis, 8 Desember 2022

Siapkan Kelas Dual Mode, UK Petra Tetap Prioritaskan Kesehatan

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Simulasi pembelajaran Hybrid di kampus UK Petra Surabaya, tetap memprioritaskan kesehatan mahasiswa dan Dosen. Foto: Humas UK Petra

Pada semester genap tahun 2020-2021 yang akan datang, Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya bersiap laksanakan pembelajaran campuran atau kelas Dual Mode atau pembelajaran Hybrid. Meski memadukan tatap muka dan daring, prioritas kesehatan dosen dan mahasiswa tetap utama.

Rektor UK Petra telah membentuk Tim Persiapan Kelas Dual Mode sejak 4 bulan lalu, yang telah bekerja intensif mempersiapkan semua teknologi yang diperlukan dan melakukan beberapa kali simulasi dan uji coba.

Dalam rangka menguji kesiapan akhir dari tim ini, telah dilakukan sosialisasi dan simulasi di Ruang AV Gedung T kampus UK Petra Surabaya, dihadiri Dekan, Kepala Program Studi di lingkungan Universitas Kristen Petra.

“Sosialisasi dan simulasi dihadiri oleh para Dekan dan Kepala Program Studi di lingkungan UK Petra. Simulasi ini menandai kesiapan UK Petra meresponi Surat Edaran Dirjen Dikti no 6 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021 tanggal 30 November 2020,” terang Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M. Eng., Rektor UK Petra, Surabaya, Sabtu (5/12/2020). Selanjutnya nanti, semua dosen akan dilatih untuk melaksanakan proses pembelajaran ini.

Tim Persiapan Kelas Dual-Mode ini dikoordinir oleh Pusat Pengembangan Pembelajaran atau Excellence in Learning and Teaching Center (ELTC) UK Petra Surabaya.

Kelas dual-mode atau hybrid ini sendiri merujuk pada kelas Synchronous (interaktif) yang merupakan kombinasi antara kelas fisik (tatap muka, offline, in-person) dan kelas daring (online).

“Jadi dosen akan mengajar di kelas secara fisik (in-person) sedangkan mahasiswa dapat memilih untuk hadir di kelas secara fisik atau mengikuti kelas secara daring dari kediaman masing-masing, menggunakan software video conferencing atau software lainnya, pada waktu yang bersamaan,” tambah Aditya Nugraha, S.T., M.S., Ph.D., Kepala ELTC UK Petra.

Dosen perlu berinovasi dan membiasakan diri dalam melakukan proses pembelajaran yang melibatkan dua kelompok mahasiswa ini, yaitu mahasiswa yang hadir secara fisik di kelas dan mahasiswa yang masih mengikuti kuliah secara daring dari tempatnya masing-masing. Dibutuhkan upaya tambahan dari dosen agar tercipta interaksi yang baik antara dosen dan kedua kelompok mahasiswa ini.

Beberapa skenario saat ini tengah dimatangkan sebagai bagian dari persiapan untuk memasuki Semester Genap 2020/2021. Jika suasana kondusif, UK Petra akan memulai sistem pembelajaran ini untuk semua mata kuliah pada awal bulan Februari 2021 yang akan datang. Bila situasi kurang kondusif, kemungkinan mata kuliah yang banyak memerlukan praktek atau studio yang akan diprioritaskan terlebih dahulu. Dalam hal ini kesehatan dosen dan mahasiswa yang dijadikan prioritas utama.

Berbagai persiapan tentu saja telah dilakukan UK Petra untuk mencegah penularan Covid-19. UK Petra telah menyiapkan wastafel portable lengkap dengan sabun di berbagai sudut kampus, petugas yang dilengkapi dengan thermogun untuk mengukur suhu badan, dan berbagai poster 3M yang terpajang di seluruh area kampus, dan berbagai persiapan lainnya.(tok/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Kamis, 8 Desember 2022
27o
Kurs