Senin, 30 November 2020

Sinergi SMK, UMKM, dan OPOP dengan Maspion IT untuk Pulihkan Ekonomi Jatim

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Program One Pesantren One Product (OPOP) menyepakati kerja sama dengan Maspion IT di Mall Maspion Square, Rabu (28/10/2020). Foto: Denza suarasurabaya.net

Sejumlah SMK di Jatim, para pelaku UMKM dan IKM, juga sejumlah pesantren yang aktif dalam program One Pesantren One Product (OPOP) menyepakati kerja sama dengan Maspion IT di Mall Maspion Square, Rabu (28/10/2020).

Kerja sama ini, menurut Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim, adalah bentuk sinergitas yang dilakukan Maspion IT dalam upaya menumbuhkan UMKM di Jatim yang telah menyokong pertumbuhan ekonomi Jatim.

Khofifah menjelaskan, hari-hari ini rata-rata kontribusi UMKM mencapai antara 54 persen sampai 56 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim. Karena itulah, peran UMKM dalam ekonomi Jatim penting.

“Hari ini eranya memang sudah harus lebih mengedepankan digitalisasi dalam proses trading (perdagangan) mereka,” ujar Khofifah setelah acara penandatanganan kerja sama di Maspion IT.

Ada 300 SMK di Jatim yang akan mendapat dukungan dari pelatihan vokasi bersama Maspion IT. Khofifah berharap, jebolan SMK yang bekerja sama akan siap menjadi skill labour (tenaga kerja terampil).

Sedangkan untuk pelaku UMKM, IKM, juga OPOP, Khofifah berharap mereka yang telah bekerja sama dengan Maspion IT ini dapat mengakselerasi usahanya dengan kemampuan teknologi digital mereka.

“Mudah-mudahan semua bisa bersinergi dengan upaya percepatan pemulihan ekonomi di Jawa Timur, sambil kita tetap berusaha mengendalikan penyebaran covid-19. Saya menyampaikan terima kasih kepada Maspion IT,” katanya.

Tidak hanya pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi global Covid-19, Khofifah melihat, bila semua pihak bisa bertransformasi dalam hal teknologi digital, dia rasa akan ada percepatan pertumbuhan UMKM di Jawa Timur.

Alim Markus, Pemilik Maspion Group mengatakan, menurutnya Khofifah adalah Gubernur paling pintar dan sangat memahami dunia bisnis sehingga menjadi pro kepada para pelaku bisnis.

“Sehingga kami pengusaha kalau gubernurnya pro bisnis kami pun harus lebih giat. Supaya bisa mewujudkan (apa yang direncanakan oleh gubernur). Ini momennya sangat bagus. Sumpah pemuda, dan kami kerja sama dengan seluruh SMK,” ujar Alim.

Dia berharap, anak-anak muda SMK di Jatim menjadi IT entrepreneur. Dia pribadi punya target yang cukup besar. Dari kerja sama dengan SMK sw-Jatim itu muncul satu juta pengusaha berbasis IT di Jawa Timur.

“Untuk pesantren kami ada koperasi. Maspion bazar. Di dalamnya sudah ada 400-an UMKM yang bergabung. Baru setengah tahun sudah 400 UMKM. Saya punya mimpi besar, menciptakan 1 juta UMKM di Jatim,” ujarnya.(den/tin)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan L300 Tabrak Pembatas Tol Sumo

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Surabaya
Senin, 30 November 2020
26o
Kurs