Sabtu, 28 November 2020

Unnar Ajak Bunda PAUD Berjiwa Enterpreneur

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Universitas Narotama Gunarti satu diantara pemateri pada workshop enterpreneurship bagi bunda PAUD di Universitas Narotama Surabaya. Foto: Humas Unnar

Mengajak bunda PAUD memiliki jiwa kewirausahaan atau enterpreneur, Jumat (28/2/2020) Universitas Narotama (Unnar) Surabaya gelar workshop.

Program studi Pendidikan Guru (PG) PAUD Universitas Narotama (Unnar) Surabaya, Jumat (28/2/2020) gelar workshop bagi bunda PAUD agar memiliki jiwa kewirausahaan atau enterpreneurship.

Workshop dengan tema: Manajerial, Supervisi, dan Pengembangan Kewirausahaan, menghadirkan nara sumber Gunarti Dwi Lestari M.Pd dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Heri Purwanto M.Si., dari bidang PAUD Dikmas Dispendik Surabaya, workshop diikuti sekurangnya 150 peserta, diantaranya adalah Kepala Sekolah dan bunda PAUD.

Gunarti yang memberi materi mengenai pengembangan kewirausahaan memberikan sebuah game dengan skor untuk setiap pertanyaan yang diajukan pada peserta untuk mengetahui kemampuan mereka di bidang kewirausahaan.

Gunarti menjelaskan dalam kewirausahaan, pengetahuan dan skill setiap individu harus berjalan bersamaan. Setiap orang tidak bisa hanya memiliki satu poin tersebut namun harus memiliki keduanya.

“Satu diantara yang terpenting adalah kemampuan membaca peluang. Di setiap situasi, kita harus bisa membaca peluang untuk berinovasi, mengelola, dan menjual inovasi tersebut,” terang Gunarti.

Selain kemampuan membaca peluang, Gunarti menambahkan, bahwa setiap individu harus memiliki keberanian untuk memulai berwirausaha. “Punya kemampuan dan skill serta mampu membaca peluang tapi kalau tidak berani juga percuma,” tambah Gunarti.

Selanjutnya, tambah Gunarti adalah kreativitas untuk mendukung kemampuan membaca peluang. Gunarti yakin bahwa Kepala Sekolah dan para bunda yang mengajar di tingkat PAUD sudah memiliki kreativitas yang tinggi.

“Pasti kalau bunda PAUD kreativitasnya sudah tinggi karena sering membuat mainan edukasi untuk murid-muridnya. Ini bisa dibuktikan dengan berbagai keterampilan yang dimiliki para bunda itu,” tegas Gunarti.

Dan poin terakhir yang tidak kalah penting dari seluruh poin yang ada untuk bernai menjadi enterpreneur atau wirausaha adalah jaringan kemitraan yang luas.

“Jaringan kemitraan yang luas juga menjadi bagian penting dari seorang enterpreneur. Poin ini menjadi bagian tidak terpisahkan, jika seseorang ingin sukses berwirausaha,” pungkas Gunarti, Jumat (28/2/2020).(tok/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Surabaya
Sabtu, 28 November 2020
26o
Kurs