Minggu, 9 Agustus 2020
Pantau Donasi Covid

Website Ini Pantau Donasi Covid-19 dan Kebutuhan Rumah Sakit

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Satu diantara upaya membantu rumah sakit terkait donasi penanganan Covid-19 karya Ubaya. Foto: Humas Ubaya

Universitas Surabaya (Ubaya) menghadirkan portal khusus bernama “Pantau Donasi Covid“. Website hasil sinergi tim mahasiswa Teknik Informatika Fakultas Teknik, dosen, dan tenaga pendidikan ini dibuat untuk mendukung rumah sakit memantau berbagai donasi penanganan Covid-19

Portal website ini bagian dari #UbayaForIndonesia Jilid 2 yang membantu donatur, pihak rumah sakit, dan relawan saling terhubung dalam memberi informasi terkait kebutuhan alat kesehatan penanganan Covid-19.

Pantau Donasi Covid menampilkan informasi kebutuhan riil tim medis dari berbagai rumah sakit di Surabaya. Situs web ini juga berfungsi sebagai media yang memberikan pelayanan informasi dan pencatatan penyaluran data donasi.

Pantau Donasi Covid ingin membantu serta mempermudah donatur mengetahui rumah sakit yang membutuhkan bantuan APD (Alat Pelindung Diri) secara spesifik sehingga donasi dapat disalurkan dengan tepat sasaran.

Ng Melissa Angga, S.T., M.M.Comp., Dosen Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Ubaya menyampaikan pembuatan portal Pantau Donasi Covid berawal dari melihat kondisi rumah sakit yang selalu kekurangan APD dalam menghadapi Covid-19, meskipun berbagai pihak telah melakukan donasi.

Informasi juga didapat dari kelompok donatur yang menyebutkan bahwa pembagian donasi tidak merata dan bantuan yang diterima pun bukan kebutuhan rumah sakit.

“Mengetahui hal tersebut, kami berpikir bagaimana membuat donasi tersalurkan dengan lebih efektif dan efisien. Akhirnya kami menyimpulkan bahwa pihak donatur perlu informasi yang jelas sehingga tahu kebutuhan riil yang diperlukan itu apa saja tanpa merepotkan pihak rumah sakit. Melalui informasi tersebut maka pihak donatur dapat melihat dan memilih ingin berdonasi apa dan di rumah sakit mana,” terang Melissa Angga.

Sementara itu ditambahkan Dhiani Tresna Absari, S.T., M.Kom., yang juga Dosen Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Ubaya jika portal Pantau Donasi Covid memerlukan kontribusi dari tim medis atau pihak rumah sakit dengan mengisi kebutuhan yang diperlukan pada situs web. Selama ini pihak rumah sakit melayani informasi donasi dengan menjawab telepon dari donatur satu per satu.

“Dengan sistem informasi yang dibuat, kami berharap terjadi pemerataan donasi dan mempermudah rumah sakit dalam sekali menginformasikan kebutuhannya ke pihak donatur. Donatur juga menjadi terbantu dan dapat menyalurkan donasinya secara langsung ke rumah sakit yang dituju,” tambah Dhiani Tresna Absari.

Cara kerja portal Pantau Donasi Covid cukup mudah tergantung dari kebutuhan masyarakat. Pada halaman utama situs web, masyarakat dapat melihat tiga fitur pilihan yaitu rumah sakit, donasi, dan relawan. Tiga pilihan ini disesuaikan dengan kebutuhan serta keinginan dari masing-masing individu dalam membantu mencegah penyebaran Covid-19.

Pilihan rumah sakit diisi oleh tim medis atau pihak rumah sakit untuk mencatat kebutuhan alat kesehatan yang nantinya akan ditampilkan pada pilihan menu daftar kebutuhan rumah sakit.

Kemudian, pilihan donasi diperuntukkan bagi calon donatur yang ingin menyumbang keperluan dan kebutuhan pihak rumah sakit. Sedangkan pilihan relawan, terbuka bagi masyarakat yang ingin bergabung untuk mewujudkan lancarnya pertukaran informasi kedua pihak dan melakukan input data donasi.

Masyarakat bisa melakukan register jika ingin mendaftar sebagai salah satu dari tiga kategori tersebut. Setelah mengisi kelengkapan identitas diri, maka data akan disimpan dan diproses.

Satu diantara relawan yang telah bergabung, Syndi Putri menjelaskan bahwa ini adalah bentuk kepedulian dan panggilan kemanusiaan dalam membantu sesama. Mahasiswa semester 8 Program Studi Teknik Informatika Ubaya ini ingin mengaplikasikan ilmunya yang telah didapat agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya menjadi relawan yang bertugas untuk memperbarui data dan memverifikasi donasi yang telah disalurkan. Berhubung saya mahasiswa dari prodi Teknik Informatika maka tidak asing jika diberikan tanggung jawab sebagai relawan yang berhubungan dengan pengolahan data,” lanjut Syndi.

Saat ini sudah ada beberapa relawan dari mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Ubaya yang bergabung untuk membantu melengkapi data dari pihak rumah sakit. Adanya relawan mempermudah jalannya informasi dan komunikasi kebutuhan pihak rumah sakit ke donatur.

“Kami berharap sistem informasi tidak hanya membantu rumah sakit di Surabaya saja, tetapi nantinya bisa menjangkau rumah sakit di berbagai daerah di Indonesia bahkan puskesmas atau warga masyarakat. Mulai Sabtu (13/6/2020), portal Pantau Donasi Covid sudah dapat diakses melalui http://pantaudonasicovid.ifubaya.id/,” pungkas Dhiani Tresna Absari, Sabtu (13/6/2020).(tok/iss)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

M. Aprileo Habie

Potret NetterSelengkapnya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Truk Muat Pasir Terguling di Balongbendo

Surabaya
Minggu, 9 Agustus 2020
26o
Kurs