Jumat, 3 Februari 2023

1,6 Juta Tambahan Vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Pfizer Tiba di Indonesia

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Vaksin COVID-19 Pfizer setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (19/8/2021). Foto: Antara

Sebanyak 1,6 juta vaksin Covid-19 yang akan dipakai untuk program vaksinasi nasional kembali datang di Indonesia, Jumat (10/9/2021).

Rinciannya, sebanyak 358 ribu dosis Vaksin AstraZeneca bantuan dari Pemerintah Prancis, dan 615 ribu dosis Vaksin AstraZeneca dari hasil pembelian Pemerintah Indonesia.

Kemudian, ada 639 ribuan dosis Vaksin Covid-19 merek Pfizer yang juga didapat dari pembelian langsung ke produsen asal Amerika Serikat.

Kedatangan vaksin-vaksin itu tercatat sebagai tahap ke-52, 53 dan ke-54, terhitung dari pertama kali Indonesia menerima vaksin pada Desember 2020 silam.

Retno Marsudi Menteri Luar Negeri RI mengatakan, vaksin dari Pemerintah Prancis adalah pengiriman tahap pertama skema berbagi vaksin, dari total komitmen sebanyak tiga juta dosis.

“Alhamdulillah, pada hari ini Indonesia kembali menerima kedatangan 358.700 dosis Vaksin AstraZeneca melalui jalur multilateral COVAX Facility. Kedatangan ini adalah pengiriman tahap pertama dukungan kerja sama dose sharing dari Pemerintah Prancis, dari total komitmen tiga juta dosis,” ujarnya sore hari ini dalam keterangan pers, di Jakarta.

Menurut Retno, pemerintah punya tiga cara mendapatkan pasokan vaksin Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan Penduduk Indonesia.

Pertama, kerja sama bisnis membeli langsung vaksin dari perusahaan farmasi terkemuka di dunia.

Kedua, kerja sama dengan berbagai pihak seperti organisasi internasional mau pun negara sahabat yang disebut dengan skema multilateral.

Cara ketiga, vaksin didapat dari bantuan atau hibah negara lain, termasuk skema berbagi dosis (dose sharing) yang dilakukan berbagai negara untuk mewujudkan kesetaraan akses vaksin.

“Dengan tambahan 1,6 juta dosis vaksin yang datang hari ini, Kementerian Luar Negeri mencatat vaksin yang sudah ada di Indonesia sekitar 225,54 juta dosis, berbentuk siap suntik dan bahan baku,” paparnya.

Lebih lanjut, Menlu menegaskan pemerintah terus memperluas cakupan vaksinasi nasional untuk mempercepat tercapainya kekebalan kelompok terhadap Virus Corona.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, per hari Jumat (10/9/2021), Penduduk Indonesia yang sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama sebanyak 71,1 juta orang.

Sementara penduduk yang sudah menerima vaksin dosis kedua baru sekitar 40,8 juta orang dari target 208,2 juta orang yang tersebar di berbagai penjuru Tanah Air.(rid/den)

Berita Terkait