Jumat, 1 Juli 2022

1,5 Juta Dosis Vaksin Pfizer dari AS Mendarat di Indonesia

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Vaksin COVID-19 Pfizer setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (19/8/2021). Foto: Antara

Indonesia kembali mendapat tambahan stok Vaksin Covid-19. Hari ini, Kamis (19/8/2021), sebanyak 1.560.780 dosis Vaksin Pfizer tiba di Tanah Air.

Tadi siang, pesawat khusus yang mengangkut jutaan vaksin produksi Amerika Serikat itu mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Retno Marsudi Menteri Luar Negeri RI mengatakan, kedatangan vaksin tahap ke-38 yang tercatat sejak penerimaan vaksin pertama (Desember 2020) lalu itu merupakan hasil pembelian Pemerintah Indonesia.

Alhamdulillah, hari ini Indonesia mendapat 1.560.780 dosis Vaksin Pfizer yang dibeli pemerintah. Vaksin itu akan dipakai dalam program vaksinasi nasional,” ujarnya dalam keterangan pers virtual, di Jakarta, petang ini.

Lebih lanjut, Menteri Luar Negeri RI menyebut ada tambahan 450 ribu dosis Vaksin AstraZeneca dari Pemerintah Belanda.

Penerimaan itu, merupakan tahap pertama dari komitmen bantuan dengan total tiga juta dosis vaksin antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Belanda dalam program berbagi dosis vaksin.

Dengan adanya tambahan vaksin Pfizer dan AstraZeneca, untuk sementara Indonesia tercatat sudah mendapatkan sekitar 192 juta dosis vaksin Covid-19.

Rinciannya, 157,5 juta dosis Vaksin Sinovac, 16,5 juta dosis Vaksin AstraZeneca, delapan juta dosis Vaksin Sinopharm, delapan juta dosis Vaksin Moderna, dan 1,5 juta dosis Vaksin Pfizer.

Sekadar informasi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) sudah menerbitkan izin penggunaan Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Penduduk Indonesia.

Berdasarkan hasil uji klinik fase ketiga, diketahui tingkat kemanjuran atau efikasi vaksin tersebut pada kelompok usia 12-15 tahun mencapai 100 persen.

Sedangkan kemanjuran untuk kelompok usia 16 tahun ke atas mencapai 95,5 persen.

Terkait aspek keamanan, Badan POM melakukan pengkajian bersama Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional/Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Hasilnya, Vaksin Pfizer yang berbasis Messanger Ribonucleic Acid (mRNA) dinyatakan aman, dan bisa diberikan kepada kelompok usia 12 tahun ke atas.

Dari hasil uji klinik, kejadian ikutan yang sering dialami relawan akibat penggunaan Vaksin Pfizer antara lain nyeri di tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, dan demam.

Dengan terbitnya izin penggunaan darurat untuk Vaksin Pfizer, sampai sekarang sudah ada lima vaksin Covid-19 yang bisa dipakai di Tanah Air.

Sebelumnya, Badan POM lebih dulu menerbitkan izin penggunaan Vaksin Sinovac siap pakai dari China dan yang diproduksi PT Bio Farma, Vaksin AstraZeneca, Vaksin Sinopharm, dan Vaksin Moderna.(rid/tin/den)

Berita Terkait

Surabaya
Jumat, 1 Juli 2022
30o
Kurs