Jumat, 17 September 2021

38 Tahun Suara Surabaya, Radio Harus Utamakan Informasi

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Nanda Penyiar Suara Surabaya saat siaran, Jumat (11/6/2021). Foto: Farah suarasurabaya.net

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Prof Rachmadia Dosen Ilmu Komunikasi Fisip Unair Surabaya menyarankan Radio Suara Surabaya (SS) untuk mengutamakan informasi disamping rutinitas untuk membangun ketahanan dan resilience masyarakat.

“Kita membantu masyarakat supaya resilience, ketahanan masyarakat bisa kita bangun,” ujarnya pada Radio Suara Surabaya, Jumat (11/6/2021).

Sejalan dengan itu, ia mengutip dari ucapan Rupert Murdoch Executive Chairman dari News Corp, Wall Street Journal dan berbagai media besar lainnya bahwa dalam media-media raksasa, informasi menjadi komoditas yang akan memenangkan peperangan di dunia.

“Secanggih apapun gadget kita, teknologi media ketika tidak ada informasi tidak bisa kita melakukan itu,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa media mempunyai kemampuan untuk menyaring informasi dan sebagai collector facts. Namun, pertanyaannya, media mana yang bisa mengikuti tracking informasi yang begitu cepat.

Ini menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh media, termasuk SS. Media konvensional juga harus beradaptasi dengan teknologi seperti PR dan Artificial Intelligence yang sudah banyak digunakan sehingga perilaku manusia hingga kebijakan tentang pembangunan bisa disiapkan ke depan.

Jangan sampai, media massa tenggelam dalam rutinitas sehari-hari sehingga tidak mengikuti perkembangan yang masif.

“Informasi itukan adalah untuk mengisi semua ketidakpastian yang ada. Informasi bisa menjadi sebuah modal untuk melihat atau mengantisipasi gerakan yang akan terjadi berikutnya” ucapnya.

Sehingga jurnalis, penyiar, manajer media dan para pelaku media lainnya harus menguasai informasi untuk menumbuhkan daya pikir dan critical thinking atas apa yang akan dilakukan.

“Saya yakin bahwa sebenarnya pemikiran-pemikiran inovatif yang dimilki oleh para pelaku media ini sangat banyak sekali jika mereka mau memanfaatkan informasi itu,” ungkapnya.(frh/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Antrean Vaksinasi di Grand City Surabaya

Surabaya
Jumat, 17 September 2021
25o
Kurs