Kamis, 11 Agustus 2022

Gubenur Jatim Apresiasi Batik Karya Anak-Anak Disabilitas

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Pembatik disabilitas dari Kabupaten Bondowoso mendapat apresiasi positif dari Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim, Selasa(12/10/2021). Foto: Manda Roosa suarasurabaya.net.

Dinas Sosial Jawa Timur menampilkan kemampuan para penyandang disabilitas binaannya, di acara Jatim Fair yang telah digelar mulai tanggal 8-12 Oktober 2021.

Di hari terakhir, Ana Sugiswati Kepala Seksi Penyuluhan dan Publikasi menyampaikan acara ini sangat berkesan karena mendapat apresiasi yang luar biasa dari Khofifah Indar Parawansa Gubenur Jawa Timur.

“Selain menyempatkan mengunjungi stand kami, dan memesan batik karya anak-anak disabilitas, malamnya mereka dijemput langsung untuk diajak makan malam bersama Bu Gubenur,” kisah Ana.

Bagi Ana apresiasi dari Gubenur Jatim sangat menambah semangat bagi anak-anak disabilitas.

Siti Rohmatillah adalah salah satu disabilitas yang menarik perhatian Gubenur Jatim, disabilitas asal Bondowoso ini meski dalam keterbatasan, mampu membuat batik dengan menggunakan kaki untuk memegang canting. Kata Ana, hasil karya Siti mendapat pujian langsung dari Khofifah.

Tidak hanya disabilitas fisik, karya anak tuna netra berupa keset dari bahan kain juga mendapat respon luar biasa dari pengunjung, terbukti dari hari pertama hingga hari terakhir, keset karya mereka laris terjual.

“Sempat kehabisan, tapi kami minta segera dikirim lagi,” kata Ana bangga.

Keset kain ini merupakan hasil karya penyandang tuna netra dari Kota Malang.

Ana menyampaikan, Dinsos Jatim mengadakan pelatihan untuk para perajin disabilitas agar bisa terus berkarya dan bisa hidup mandiri. Pelatihan tersebut tidak hanya sekedar pelatihan tetapi juga memfasilitasi disabilitas mulai dari modal usaha hingga sarana dan prasarana.

Hasil kreasi mereka sudah ditampilkan di acara Jatim Fair 2021  seperti, sablon gelas, cangkir, taplak bordir, batik lukis, dan juga keset. Tak hanya hasil kerajinan saja, anak-anak disabilitas ini juga tampil  Tilawah yang berkolaborasi dengan tuna netra dan rungu wicara dengan menggunakan Al-Quran braille. (man/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Kamis, 11 Agustus 2022
28o
Kurs