Kamis, 27 Januari 2022

Izin Penggunaaan Vaksin Sinovac dari WHO Bukti Ketelitian Pemerintah Mendatangkan Vaksin

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Vaksin Covid-19 produksi Sinovac yang disuntikkan Dokter Kepresidenan ke dalam tubuh Jokowi Presiden, Rabu (13/1/2021), di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: Tangkapan layar live YouTube Setpres

Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan RI menyambut baik terbitnya izin penggunaan darurat Vaksin Covid-19 Sinovac dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Menurutnya, validasi dari WHO itu membuktikan ketelitian Pemerintah Indonesia mendatangkan vaksin yang aman, teruji mutu dan khasiatnya.

Menkes menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan berbagai jenis vaksin yang dipakai dalam program vaksinasi nasional, karena semuanya sudah melalui uji kualitas, keamanan, dan efikasi.

“Mohon masyarakat jangan pilih-pilih vaksin. Vaksin yang diberikan pemerintah adalah vaksin terbaik dan sudah teruji keamanannya,” ujarnya di Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Dengan terbitnya izin penggunaan darurat CoronaVac, kesetaraan akses setiap negara untuk mendapatkan vaksin akan semakin terbuka.

Ke depan, kata Budi Gunadi, Vaksin Sinovac bisa didapatkan melalui Covax Facility, kerja sama antarnegara untuk memastikan kesetaraan akses vaksin.

Sebelumnya, WHO sudah menerbitkan izin penggunaan darurat untuk vaksin AstraZeneca, Pfizer/BioNTech, Johnson & Johnson, Moderna dan Sinopharm.

Sekadar informasi, Pemerintah Indonesia sudah punya kontrak membeli sebanyak 270 juta dosis vaksin Covid-19 dari total kebutuhan 426 juta dosis.

Per 31 Mei 2021, Indonesia sudah menerima 91 juta dosis Vaksin Covid-19 dalam bentuk jadi mau pun bahan baku.(rid/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Kamis, 27 Januari 2022
25o
Kurs