Rabu, 1 Desember 2021

Jokowi Presiden Dijadwalkan Vaksinasi Covid-19 Pekan Depan

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Joko Widodo Presiden. Foto: Dok/Biro Pers Setpres

Heru Budi Hartono Kepala Sekretariat Presiden mengatakan, Joko Widodo Presiden akan menjadi orang pertama di Indonesia yang mendapatkan Vaksin Covid-19.

Rencananya, Presiden melakukan vaksinasi pada hari Rabu (13/1/2021) pekan depan, bersama beberapa orang perwakilan masyarakat sipil dan juga TNI-Polri.

“Iya, rencananya hari Rabu tanggal 13 Januari. Tata cara prosesnya akan dibahas hari Jumat pekan ini. Nanti siapa saja mungkin ada perwakilan pejabat negara, masyarakat yang lain akan kami bahas dalam rapat,” ujarnya di Jakarta, Selasa (5/1/2021).

Menurut Heru, Jokowi bersedia menjadi orang pertama yang disuntik Vaksin Covid-19 produksi Sinovac (Coronavac), untuk membuktikan kepada masyarakat vaksinasi aman.

Hal itu juga untuk memacu semangat masyarakat di seluruh Tanah Air untuk mengikuti program vaksinasi.

“Biar masyarakat bisa lihat langsung, memberikan semangat supaya bisa dilanjutkan ke daerah juga,” tegasnya.

Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan menyiapkan Program Vaksinasi Nasional yang akan dilaksanakan dua tahap dengan target 181 juta orang, untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity).

Tahap pertama, pertengahan Januari sampai April 2021, dengan prioritas 1,3 juta petugas kesehatan dan 17 juta petugas layanan publik.

Tahap kedua, mulai April 2021, untuk 63 juta masyarakat rentan tertular.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia sudah membeli tiga juta dosis Vaksin Covid-19 produksi Sinovac, dan mendatangkan jutaan bahan baku Coronavac yang nantinya diproses PT Bio Farma menjadi vaksin siap pakai.

Sekarang, Pemerintah masih menunggu izin penggunaan darurat Coronavac, dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. (rid/ang)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Rabu, 1 Desember 2021
30o
Kurs