Selasa, 5 Juli 2022

Kapal AL Singapura Baru Evakuasi Komponen Ringan KRI Nanggala

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
KRI Nanggala-402. Foto: wikipedia.id

Laksamana TNI Yudo Margono Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) mengatakan hingga saat ini kapal penyelamat milik Angkatan Laut Singapura MV Swift Rescue hanya mampu mengangkat atau mengevakuasi komponen-komponen ringan dari kapal selam KRI Nanggala-402.

“Sementara untuk yang berat, semoga kapal milik SKK Migas dan milik Angkatan Laut China dapat membantu,” ujar Laksamana TNI Yudo Margono kepada wartawan di atas KRI dr. Soeharso, usai upacara tabur bunga di perairan laut utara Pulau Bali, dilansir dari Antara, Jumat (30/4/2021).

Beberapa komponen ringan KRI Nanggala-403 yang berhasil dievakuasi sebelumnya ialah hydrophone atau alat komunikasi bawah air, baju penyelamatan, dan lainnya.

Sementara, menurut Yudo, dari hasil pemantauan kapal milik Singapura ini, keberadaaan jenazah awak kapal KRI Nanggala-402 masih belum terlihat.

“Sampai saat ini (jenazah kru KRI Nanggala-402) belum tampak. Hanya saja sempat terlihat angka 402, karena (di dasar laut) tertutup lumpur,” tuturnya.

Kasal mengemukakan Mabes TNI tetap menyiagakan kapal-kapal perang TNI AL, termasuk kapal luar negeri (Singapura) MV Swift Rescue di sekitar lokasi kejadian.

TNI juga sudah bekerja sama dengan SKK Migas, yang memiliki kapal dengan kemampuan mengangkat beban di kedalaman laut 1.000 meter. Selain itu kapal milik Angkatan Laut China juga sudah dalam perjalanan ke Indonesia untuk membantu evakuasi kapal selam buatan Jerman tahun 1977 itu.(ant/frh)

Berita Terkait

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
27o
Kurs