Selasa, 7 Juli 2026

Defisit APBN 2026 Diproyeksi 2,85 Persen PDB, Masih di Bawah Batas 3 Persen

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu). Foto: Humas Kemenkeu

Pemerintah memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap berada dalam batas aman meski belanja negara meningkat untuk mendukung berbagai program prioritas.

Hingga akhir tahun, defisit diperkirakan mencapai Rp734,3 triliun atau setara 2,85 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), masih di bawah ambang batas fiskal sebesar 3 persen.

Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan menyampaikan proyeksi tersebut saat rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

“Berdasarkan outlook pendapatan dan belanja negara tersebut, outlook defisit APBN tercatat sebesar 2,85 persen terhadap PDB. Saya yakin kita masih bisa menekan defisit ini ke bawah,” kata Purbaya.

Pemerintah memproyeksikan pendapatan negara mencapai Rp3.208,1 triliun, sementara belanja negara diperkirakan mencapai Rp3.942,4 triliun atau sekitar 102,6 persen dari pagu APBN.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 7 Juli 2026
28o
Kurs