Senin, 29 November 2021

Panen Tanaman Hidroponik di ‘Dorang Cinta’

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Kelompok Wanita Tani (KWT) “Dorang Cinta” yang ada di RT 10 RW 03 Jalan Ikan Dorang Baru 1, Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Kamis(25/11/2021). foto: Humas Pemkot Surabaya

Kelompok Wanita Tani (KWT) bernama “Dorang Cinta” yang ada di RT 10 RW 03 Jalan Ikan Dorang Baru 1, Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Surabaya, panen tanaman hidroponik.

Kampung ini juga berhasil meraih penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Selain kampung ini, ada sembilan kampung lainnya yang juga mendapatkan penghargaan Proklim dari KLHK.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa berkunjung kembali ke sini sekaligus panen sayur hidroponik, karena memang di sini banyak budidaya sayur dengan hidroponik,” kata  Suharto Wardoyo Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya saat panen sayur hidroponik di KWT Dorang Cinta itu, Kamis (25/11/2021).

 Suharto Wardoyo- bersyukur karena 10 kampung di Surabaya berhasil mendapatkan penghargaan Proklim. Dan KWT Dorang Cinta itu berhasil mendapatkan penghargaan Proklim Utama.

“Tentunya tempat ini bisa dijadikan percontohan bagi RW-RW lainnya di Kota Surabaya. Saat ini sudah banyak yang juga studi banding ke Surabaya, ke RW-RW yang mendapatkan penghargaan Proklim ini,” kata dia.

Ia juga memastikan bahwa pekarangan pangan lestasi semacam ini merupakan sinergi antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemkot Surabaya, dan partisipasi aktif dari masyarakat dalam mengembangkan ekosistem lingkungan sekitarnya.

“Tentunya kami di pemkot akan terus mendorong terciptanya kampung-kampung semacam ini,” tegasnya.

KWT Dorang Cinta melakukan panen pokcoy hidroponik, selada kriting, dan gubis organik, cabai, terong, dan juga tomat. Foto: Humas Pemkot Surabaya.

Sementara itu,  Evi Darmayanti Kepala Bidang Pangan DKPP Kota Surabaya menjelaskan bahwa di Kota Surabaya ada lima Kelompok Wanita Tani dan satu Kelompok Tani yang dibina langsung oleh DKPP Kota Surabaya. Salah satu KWT itu adalah Dorang Cinta yang secara intensif didampingi oleh DKPP Surabaya.

“Nah, di Dorang Cinta ini ada 30 anggota yang aktif dan semuanya wanita. Mereka sangat semangat dalam bertani, menanam sayur mayur di samping Balai RW-nya,” kata Evi.

Ia juga memastikan bahwa DKPP mendampingi mulai awal hingga akhir, yaitu mulai membangun tempat KWT Dorang Cinta, menanam sayur mayurnya dengan hidroponik, dan tanaman lainnya. “Bahkan, kita juga dampingi mulai kapan harus disiram, dipupuk hingga boleh dipanen. Jadi, mulai awal hingga akhir,” tegasnya.

 Vivi Oktivianti Ketua Kelompok Wanita Tani Dorang Cinta bersyukur karena pada hari ini bisa panen sayur bersama dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup beserta jajarannya. Khusus hari ini, ia mengaku panen pakcoy hidroponik, selada kriting, dan gubis organik, cabai, terong, dan juga tomat.

“Di tempat ini juga ada cabai besar dan cabai kecil, ada juga aquaponik untuk budidaya lele dan ikan nela. Bahkan, di sini ada tomat dan terong yang kami kembangkan dengan dutch bucket,” imbuhnya.

Evi juga menjelaskan asal muasal kelompoknya tersebut. Awalnya, pada saat masa pandemi Covid-19, DKPP menawarkan untuk membentuk kelompok tani wanita, karena pada saat itu banyak ibu-ibu yang tidak punya kegiatan dan banyak pula yang hobi bertani, akhirnya terbentuklah kelompok tani wanita ini.

“Ini untuk mengisi waktu luang kami juga. Memang awalnya banyak tantangan, tapi kita berikan reward supaya ibu-ibu terus semangat bertani. Alhamdulillah hari ini para anggota sudah semangat semuanya. Apalagi sudah dapat penghargaan dari KLHK, ini tentu menambah semangat kami untuk terus berkarya,” kata Evi. (man)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Senin, 29 November 2021
29o
Kurs