Rabu, 6 Juli 2022

Petugas Damkar yang Pertama Kali Melaporkan Kebakaran Gudang Palet Plastik

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Sisa kebakaran gudang palet plastik di Tandes, Surabaya, setelah kebakaran selama empat jam. Foto: Anton suarasurabaya.net

Nana, perempuan yang mengaku karyawan PT Yana Surya Bhakti Persada, produsen palet plastik yang pusatnya di Sidoarjo, mengaku dikabari petugas keamanan gudang sebelum dia makan siang.

Sekitar pukul 12.13 WIB, gudang palet plastik yang berlokasi di Jalan Raya Tandes 208 dilaporkan terbakar. Seketika itu Nana berangkat dari Sidoarjo ke Surabaya untuk melihat kondisi gudang milik perusahaan.

Kepada suarasurabaya.net, Nana mengatakan, hanya ada empat karyawan di gudang Raya Tandes itu plus dua petugas keamanan. Saat kebakaran terjadi, semua karyawan sedang makan siang di pos keamanan.

“Saya belum sempat makan siang langsung ke sini dari Sidoarjo,” katanya. Soal kerugian akibat kebakaran itu, Nana mengaku tidak tahu. Dia bilang, pimpinan perusahaan tidak ada yang ke lokasi.

Dia hanya memastikan, di gudang itu tersimpan sebagian besar palet plastik produksi pabrik di Sidoarjo. Dari gudang itu pula palet plastik pesanan konsumen dikirim ke berbagai daerah, termasuk ke luar negeri.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi sekitar pukul 12.20 WIB. Proses pemadaman berlangsung hampir empat jam sampai 16.00 WIB karena terkendala material yang sulit dipadamkan.

Dedik Irianto Kepala Dinas Damkar Surabaya mengatakan, yang pertama melaporkan kejadian itu justru Petugas Damkar yang ada di Pos Margomulyo. Tidak ada laporan yang masuk ke command center 112.

“Petugas PMK Pos Margomulyo setelah salat melihat asap cukup tebal. Mereka laporkan ke command center, lalu meluncur, sampai di TKK (tempat kejadian kebakaran) langsung melakukan pemadaman,” ujarnya.

Sebelumnya, menurut Polsek Tandes, yang pertama kali melapor dari petugas keamanan gudang. Menurut petugas keamanan gudang yang enggan dikutip namanya itu bilang, tahu-tahu api membesar.

“Ya iyalah saya di sini sejak awal kebakaran. Tidak ada, tidak terdengar ada ledakan atau apa,” ujarnya.

Dedik Irianto Kepala Dinas Damkar mengatakan, penyebab kebakaran belum diketahui. Menurutnya, tugas Dinas Damkar hanya memadamkan api. Penyebab kebakaran akan diselidiki oleh kepolisian.

“Setelah pemadaman ini tuntas, nanti ada Tim Inafis dari kepolisian yang akan mencari penyebabnya. Karena kalau kita menduga itu korsleting, korsleting juga dari mana?” katanya.(den/bid)

Berita Terkait

Surabaya
Rabu, 6 Juli 2022
28o
Kurs