Selasa, 28 September 2021

Rumah Sakit di Jawa Timur Mewaspadai Kenaikan BOR Pascalibur Lebaran

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi ruang isolasi covid-10. Foto: Grafis suarasurabaya.net

dr Dodo Anondo Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Jatim mengatakan Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit di Jawa Timur sampai Senin (10/5/2021) belum ada kenaikan. Namun, pihaknya tetap mewaspadai kenaikan BOR pascalibur lebaran 2021.

“Kami mengingatkan seluruh rumah sakit di Jawa Timur tetap waspada dan tidak boleh lengah. Baik SDM, peralatan, tempat tidur, APD, peralatan, dan obat-obatan,” kata Dodo kepada Radio Suara Surabaya, Selasa (11/5/2021) pagi.

Dodo menjelaskan, sampai bulan Maret 2021, ruang ICU dan alat bantu oksigen (ventilator) masih menjadi rebutan. Mulai April 2021 rata-rata BOR rumah sakit di Jawa Timur baru turun. Dodo yang juga di Direktur RSI Ahmad Yani Surabaya ini mencontohkan hari ini di rumah sakitnya dari 80 tempat tidur untuk pasien Covid-19 hanya terisi 19.

“Meski di rumah sakit turun tapi bukan berarti jumlah kasusnya turun. Jumlah kasus di seluruh Indonesia yang pernah hanya 4.000-an sekarang sudah naik lagi menjadi 5.000-an,” kata dia.

Dokter Dodo juga mengingatkan masyarakat jangan mengabaikan protokol kesehatan dan jangan nekat mudik. Masyarakat di daerah juga selalu terapkan protokol kesehatan. Jangan sampai jumlah pasien Covid-19 naik lagi.(iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Mobil Terperosok di depan RSAL dr Ramelan A.Yani

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Surabaya
Selasa, 28 September 2021
32o
Kurs