Rabu, 8 Desember 2021

Saat Peresmian Patung Bung Karno di Kemhan, Megawati Sampaikan Prajurit TNI Harus Ingat Hal Ini

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Megawati Soekarnoputri Presiden Kelima RI meresmikan patung Soekarno Proklamator sedang menunggang di atas kudan di Kemhan. Foto: Istimewa

Di momentum peresmian patung Soekarno menunggang kuda di kantor Kementerian Pertahanan, Megawati Soekarnoputri Presiden RI Kelima mengingatkan generasi muda prajurit TNI agar tidak melupakan strategi perang gerilya.

Strategi ini adalah yang diaplikasikan ketika perjuangan merebut serta mempertahankan kemerdekaan RI.

Megawati awalnya mengatakan peresmian Patung Bung Karno itu menjadikan seluruh api sejarah perjuangan bangsa, bergelora kembali. Dan bagi rakyat Indonesia saat ini, agar menjadikan api semangat itu sebagai energi perjuangan untuk membawa bangsa semakin berdaulat dan maju, namun tetap kokoh pada karakter dan budaya bangsa.

Menurut Megawati, peresmian itu juga mengingatkan bagaimana Bung Karno membangun TNI agar menjadi kekuatan pertahanan yang sangat disegani karena kesatupaduan dengan rakyat.

“Saya selalu diingatkan ayah saya, betapa pentingnya generasi militer itu mengingat strategi perang gerilya,” kata Megawati.

Karena itulah, saat dirinya sendiri menjabat sebagai presiden, Megawati selalu mengingatkan Panglima TNI agar memastikan di kurikulum pendidikan prajurit, selalu harus memasukkan strategi perang gerilya kita.

“Bila dibayangkan dengan bambu runcing dan bantuan rakyat, dapat merebut kemerdekaan kita, hingga sampai sekarang ini kita diakui sebagai sebuah bangsa merdeka,” kata Megawati.

Megawati juga meminta agar jangan pernah dilupakan. Bahwa UUD 1945 juga mengamanatkan bahwa pembangunan keamanan dan pertahanan Indonesia bukan untuk melakukan sebuah penjajahan.

“Tetapi kita justru sebagai bangsa Indonesia selalu menjaga perdamaian dunia,” tegas Megawati.

Megawati hadir meresmikan patung Soekarno Menunggang Kuda itu bersama anggota keluarganya yakni Prananda Prabowo putranya bersama Nancy Prananda istri. Sesaat sebelum penandatangan prasasti, Menhan terlihat memanggil Prananda Prabowo ke depan untuk mendampingi Megawati. Usai meneken prasasti, Megawati pun menekan tombol hingga patung terlihat.

Sementara jajaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) dipimpin langsung oleh Prabowo Subianto Menhan. Sejumlah pejabat negara ikut hadir. Diantaranya adalah Yasonna Laoly Menteri Hukum dan HAM, Wahyu Trenggono Menteri Kelautan dan Perikanan, Jenderal Andika Perkasa KSAD, Budi Gunawan Kepala BIN serta para wakil kepala staf angkatan.(faz/frh/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Rabu, 8 Desember 2021
30o
Kurs