Sabtu, 22 Januari 2022

Bulan Juni, PDIP Surabaya Hadirkan Bung Karno di Kampung-Kampung

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Adi Sutarwijono Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. Foto: PDIP

DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya merayakan Bulan Bung Karno, yang jatuh setiap Juni, dengan terus menghadirkan pemikiran dan perjuangan Sang Proklamator dan Presiden Pertama RI itu ke kampung-kampung.

“Bulan Juni ini kita memperingati Bulan Bung Karno. PDI Perjuangan Surabaya bergerak menghadirkan Bung Karno ke kampung-kampung di Kota Pahlawan dengan berbagai kegiatan,” ujar Adi Sutarwijono Ketua DPC PDIP Surabaya dalam keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net, Rabu (2/6/2021).

Adi menjelaskan, Juni ini diperingati sebagai Bulan Bung Karno karena pada bulan ini penuh peristiwa bersejarah yang berkaitan dengan Bung Karno.

Pada 1 Juni 1945, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan, Bung Karno untuk kali pertama menyampaikan gagasan tentang lima sila dasar negara, yang dinamakan Pancasila. Hari itulah, 1 Juni, yang kini kita kenal sebagai Hari Lahir Pancasila.

Kemudian, hari bersejarah lainnya adalah 6 Juni 1901, ketika Bung Karno lahir di Surabaya.

“Bung Karno lahir di Surabaya, menghabiskan masa remaja di kota ini, menghimpun gagasan dan berjuang di Surabaya. Maka tak salah Bung Karno menyebut Surabaya sebagai dapur nasionalisme,” ujar Adi yang juga ketua DPRD Surabaya.

Tidak hanya itu, pada 21 Juni 1970, Bung Karno wafat di Jakarta. Tokoh besar itu dimakamkan di Kota Blitar. Hal itu membawa kesedihan mendalam bagi rakyat Indonesia.

“Bulan Bung Karno menjadi momentum yang tepat untuk terus merefleksikan dan mengaplikasikan pemikiran dan perjuangan beliau, termasuk yang paling utama adalah soal Pancasila yang digali Bung Karno dari tradisi dan kearifan rakyat,” ujar Adi yang juga Ketua DPRD Surabaya.

Sejumlah kegiatan yang digelar PDIP Surabaya di Bulan Bung Karno di antaranya bakti sosial di tempat kelahiran Bung Karno di Jalan Pandean, Kelurahan Peneleh, Surabaya.

PDIP juga mengajak anak-anak muda napak tilas perjalanan Bung Karno di kampung-kampung di Surabaya. Setiap anggota DPRD Surabaya dari PDIP juga akan melakukan “sambang kampung” untuk menyemarakkan Bulan Bung Karno.

“Kami sengaja hadirkan Bung Karno ke kampung-kampung, di tengah-tengah rakyat, karena memang Bung Karno adalah sosok yang merakyat, yang mencintai desa dan kampung, yang mendapatkan inspirasi pemikiran dan perjuangannya dari rakyat di desa dan kampung,” ujarnya.

Selain itu, dalam rangkaian kegiatan itu ada diskusi daring “Bung Karno Belajar di Surabaya”, lomba vlog kidungan kalimat-kalimat khas Bung Karno, lomba foto ekonomi kreatif dan kerakyatan, penanaman pohon, diskusi daring Hari Lahir Pancasila, hingga ziarah ke makam Bung Karno.

Juga akan digelar talkshow tentang “Mustika Rasa”, resep masakan warisan Bung Karno.

“Kami lakukan aktivitas yang mengupas Bung Karno dari berbagai sisi, mulai pemikiran, perjuangan, masa sekolah, hingga gagasan beliau soal bagaimana kuliner tradisional harus dilestarikan sebagai bagian dari budaya dan penggerak ekonomi. Ini menunjukkan bahwa Bung Karno selalu berpikir besar dan komprehensif untuk bangsa ini,” katanya.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Sabtu, 22 Januari 2022
24o
Kurs