Sabtu, 2 Juli 2022

Selain Pakai Masker, Penerima BST Tetap Wajib Lengkapi Dokumen

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Satu di antara warga penerima bantuan sosial tunai (BST) usai mendapatkan layanan BST di lapangan Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya, Selasa (27/7/2021). Foto: Totok suarasurabaya.net

Antrean penerima bantuan sosial tunai (BST) di lapangan Pacar Keling, Surabaya, Selasa (27/7/2021) selain tetap wajib patuh protokol kesehatan, seperti memakai masker, juga wajib melengkapi diri dengan beberapa dokumen yang sudah diinformasikan sebelumnya. Tanpa kelengkapan itu penerima BST tidak akan dilayani dan diminta melengkapi terlebih dahulu.

Hartono Kepala Tim Pelaksana Keamanan Layanan BST Kantor Pos Surabaya di lapangan Pacar Keling menyampaikan bahwa ketentuan itu memang sudah diberitahukan sebelumnya kepada masing-masing warga masyarakat penerima BST melalui masing-masing petugas RT dan RW, saat membagikan undangan untuk menerima BST.

“Sudah diinformasikan melalui perwakilan RW maupun RT. Mereka yang datang untuk mendapatkan pelayanan BST memang wajib mematuhi protokol kesehatan, pakai masker, tidak boleh berkerumun, tetap menjaga jarak. Yang penting lagi adalah wajib membawa kelengkapan dokumen. Mulai dari surat undangan penerima BST, identitas diri yang asli, sampai dengan bukti vaksinasi,” terang Hartono, Selasa (27/7/2021).

Persyaratan kelengkapan dokumen, lanjut Hartono merupakan bagian penting yang memang harus dipatuhi masyarakat atau keluarga penerima manfaat. “Kalau tidak lengkap diminta untuk kembali lagi, dengan melengkapi surat atau dokumen yang dibutuhkan. Dan jika sudah lengkap langsung dilayani oleh petugas kami,” tambah Hartono.

Pada pelaksanaan layanan BST di lapangan Pacar Keling, Selasa (27/7/2021) ada sejumlah warga dari beberapa kelurahan yang hadir. Di antaranya, dari Kelurahan Tambaksari, Kelurahan Rangkah, dan Kelurahan Kapas Madya. Oleh karena itu, layanan dimulai sekitar pukul 07.00 dan dijadwalkan berakhir setiap pukul 14.00.

“Tapi tentu saja kami melihat situasi dan kondisi. Kalau antrian sudah cukup panjang, maka kami anjurkan agar warga hadir pada keesokan hari. Lebih pagi jamnya, daripada numpuk-numpuk dan malah tidak terlayani. Tadi ada beberapa orang yang hadir menjelang pukul 14.30, dan kami anjurkan hadir lagi keesokan harinya. tapi yang penting dokumennya lengkap, supaya layanannya cepat,” ujar Hartono.

Masyarakat penerima BST, setelah duduk dalam antrean, akan menunggu giliran pengecekan data dokumen. Petugas mencocokkan data. “KTP harus sama dengan surat undangan. Juga bukti vaksinasi. Setelah sesuai, BST diberikan, kemudian penerima difoto sebagai bukti telah melakukan pengambilan BST,” tegas Hartono.

Satu di antara warga Kapas Madya yang telah menerima layanan BST mengaku tidak perlu menunggu terlalu lama. Saat datang kemudian duduk antre lalu diperiksa identitas dan dokumennya tak lebih dari 30 menit saja. “Tadi langsung selesai menerima BST, difoto, gak sampai setengah jam. Cepat. Mungkin karena dokumen saya lengkap dan antrean pas tidak penuh sekali,” ujar Deny sambil menunjukkan dan BST dan surat undangan yang diterimanya dari RT di tempat tinggalnya.(tok/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 2 Juli 2022
27o
Kurs