Senin, 1 Maret 2021

Soal Pakai Masker, Pemerintah Sibuk Buat Sanksi Lupa Edukasi

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Ilustrasi.

Membangun kesadaran memakai masker di tengah masyarakat bisa dimulai dari rumah dan sekolah. Kata Isa Anshori, Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur karena Pemerintah sibuk mencari sanksi, lupa bahwa edukasi juga dibutuhkan.

“Pemerintah barangkali lupa bahwa edukasi juga dibutuhkan. Saat ini, sepertinya Pemerintah masih disibukkan dengan soal sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan itu. Padahal edukasi pada masyarakat terkait soal pakai masker misalnya sangat penting,” terang Isa Anshori.

Pendekatan yang dilakukan Pemerintah selama ini adalah pendekatan sanksi, sehingga tidak membangun kesadaran bagi masyarakat termasuk di kalangan anak muda dan pelajar, dan itu hanya membangun ketakutan.

“Yang terjadi, masyarakat termasuk pelajar misalnya kepatuhan pada aturan memakai masker muncul karena takut kena sanksi, atau ditangkap saat ada razia. Ini kan tidak benar. Patuh karena takut,” tegas Isa, Selasa (26/1/2021).

Yang perlu dilakukan, kata Isa adalah bagaimana menjadikan kepatuhan memakai masker sebagai kebutuhan. Membangun kesadaran memakai masker sebagai kebutuhan harus dimulai dengan kesadaran akan sehat dan membantu orang lain agar sehat.

Membangun kesadaran tersebut bisa dilakukan lewat rumah dan sekolah. Karena sasarannya adalah anak anak, sekolah sejatinya punya peran penting menumbuhkan kesadaran itu lewat tugas tugas sekolah. Sehingga dengan pembiasaan tugas itu akan menjadi perilaku yang didasarkan pada kesadaran bukan ketakutan.

“Edukasi terkait empati pada sesama untuk pakai masker bisa dilakukan lewat sekolah. Dan jika anak-anak terbiasa maka kepatuhan itu selain karena kesadaran diri sekaligus kesadaran untuk menjaga orang lain. Ini lebih penting, dan bisa dilaksanakan sejak dini lewat edukasi di sekolah,” ujar Isa.

Sekolah dan keluarga, lanjut Isa punya peran penting dalam rangka membangun kesadaran untuk memakai masker di masa pandemi Covid-19 ini. “Karena itu edukasi menyangkut kesadaran tentang protokol kesehatan di masa pandemi ini dibutuhkan,” pungkas Isa.(tok/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Wonosari Surabaya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Surabaya
Senin, 1 Maret 2021
31o
Kurs