Kamis, 25 Februari 2021

Tim Penyelam TNI AL Kembali Temukan Bagian Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Ilustrasi. Tim Penyelam TNI AL menemukan pecahan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dari bawah Perairan Kepulauan Seribu, Selasa (12/1/2021) siang. Temuan itu dikumpulkan di KRI Rigel. Foto: Dok/Farid suarasurabaya.net

Tim Penyelam TNI AL pagi hari ini, Selasa (12/1/2021), kembali memukan barang-barang terkait musibah jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, di Perairan Kepulauan Seribu.

Para penyelam yang terdiri dari Komando Pasukan Katak (Kopaska), Detasemen Jalamangkara (Denjaka), dan Dinas Penyelam Bawah Air (Dislambair), mulai masuk ke laut sekitar pukul 07.00 WIB.

Pantauan langsung di loksi jatuhnya pesawat, ada sekitar 15 perahu TNI AL yang parkir dan menurunkan penyelam.

Sekitar pukul 9.30 WIB, satu tim dari Kopaska menemukan serpihan badan pesawat berwarna biru, putih dan merah.

Sejumlah barang temuan itu kemudian dikumpulkan di dalam kantong warna oranye, lalu dibawa ke KRI Rigel, kapal oseanografi militer tercanggih se-ASEAN milik TNI AL.

Di atas KRI Rigel, seorang anggota Kopaska sempat menunjukkan barang temuan yang ada di dalam kantong, berupa potongan bagian pesawat ukuran sekitar 60 cm warna kuning kehijauan.

Sampai sekarang, operasi pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 masih berlangsung di Perairan Kepulauan Seribu.

Informasi dari Laksamana Pertama Yayan Sofyan Komandan Satuan Tugas Lapangan Operasi Pencarian dan Pertolongan Sriwijaya Air, total ada 160 orang penyelam yang bergantian melakukan pencarian bagian pesawat mau pun korban.

Tim penyelam juga menjadi ujung tombak untuk menemukan kotak hitam (black box) yang berisi data penerbangan pesawat, dan pembicaraan kabin pesawat antara pilot dengan co-pilot, kru pesawat dan menara pemantau.

Black box itu sangat penting untuk mengungkap penyebab kecelakaan pesawat tersebut.

Seperti diketahui, Pesawat Sriwijaya SJ-182 hilang kontak dengan menara pengawas beberapa menit lepas landas, Sabtu (9/1/2021) siang.

Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pukul 14.36 WIB, dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio, Pontianak pukul 15.15 WIB.

Pesawat Boeing 737 seri 500 berpenumpang 50 orang plus 12 awak itu jatuh di perairan sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.(rid/iss/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Mobil Masuk Sungai di Jemursari

Surabaya
Kamis, 25 Februari 2021
26o
Kurs