Minggu, 23 Januari 2022

Tingkatkan Daya Saing, UMKM Jatim Didorong Go Digital

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubenur Jawa Timur dorong UMKM go digital, Minggu (21/11/2021). Fot:o Istimewa

Pelaku UMKM di Jawa Timur kini bisa go digital untuk memperluas basis pemasaran produk mereka melalui platform digital bernama Tokko.

Khofifah Indar Parawasa Gubenur Jawa Timur memberikan apresiasi dan berharap dengan transformasi digital dapat membantu UMKM untuk dapat lebih survive serta berkembang.

“Saya sangat mengapresiasi kontribusi Tokko dalam mendorong kemajuan UMKM di Jawa Timur, sehingga daya saing UMKM dapat terus meningkat dan terus berjuang mengambil peran dalam pemulihan ekonomi nasional dan daerah,” ujar hofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim, Minggu (21/11/2021).

Khofifah mengatakan saat ini Pemprov Jatim telah melakukan upaya penguatan UMKM seperti kurasi produk melalui Rumah Kurasi Bank Indonesia (BI) yang merupakan satu-satunya di Indonesia, sertifikasi kurator oleh Kadin, dan pendampingan agar usaha mereka dapat lebih dikenal dan lebih maju.

“Semoga Tokko Semesta dapat merangkul lebih banyak UMKM di Jawa Timur dan terus mengambil bagian dalam upaya transformasi digital di Indonesia,” harapnya.

Sementara itu, Bobby Silalahi VP Head Community Tokko mengungkapkan, go digital bagi UMKM dilakukan pihaknya melalui program Tokko Semesta. Dengan program ini Tokko mendorong digitalisasi UMKM di daerah dengan memberikan pendampingan, pelatihan, dan mentorship melalui pendekatan personalisasi, menyesuaikan dengan kebutuhan skala bisnis UMKM, baik online maupun offline.

“Kami memberikan keleluasaan bagi pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya dengan lebih kreatif dan memperkuat kedekatan dengan pelanggan,” ujarnya.

Dikatakan Bobby meski baru genap setahun di November 2021 ini, namun Tokko sudah memiliki 2,5 juta pengguna di seluruh Indonesia yang seluruhnya adalah UMKM.

Program Tokko Semesta sendiri menargetkan sebanyak 2.000 UMKM di Jawa Timur untuk dapat mengikuti pelatihan terkait digitalisasi.

Tri Sukma Anreianno VP Head Of Growth menuturkan, Tokko Semesta akan menghadirkan pelatihan rutin bagi UMKM yang menyasar pada pengembangan usaha UMKM.

“Seperti teknik pemasaran digital, membangun brand, dan memperluas jangkauan dengan iklan digital dan penentuan target pasar, meningkatkan kualitas brand dengan pemahaman kekuatan produk, dan masih banyak lagi,” jelasnya.

Sebagai informasi, data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkopum) Surabaya tercatat selama tahun 2020 hingga awal 2021, jumlah UMKM di Surabaya meningkat sebanyak 40 ribu. Data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur juga menyebutkan bahwa potensi UMKM seluruh Jawa Timur sejumlah 9,7 juta UMKM merupakan potensi luar biasa dengan penyumbang pertumbuhan ekonomi Jawa Timur terbesar.

Melihat data tersebut, pergerakan UMKM memanfaatkan platform digital sudah semakin tinggi, namun harus didukung oleh kompetensi dan kemampuan membangun komunikasi dengan pelanggan, serta memperluas jaringan penjualan agar setiap pelaku usaha dapat terus bertahan dan mengembangkan bisnisnya. (man/tin/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Minggu, 23 Januari 2022
32o
Kurs