Kamis, 9 Juli 2026

BI: Penjualan Eceran Juni 2026 Masih Terjaga Meski Terkontraksi 4,4 Persen

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ramdan Denny Prakoso Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia. Foto: Antara

Bank Indonesia (BI) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada Juni 2026 masih terjaga. Hal ini tecermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang diprakirakan sebesar 221,6, meski masih mencatatkan kontraksi 4,4 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Melansir Antara, Ramdan Denny Prakoso Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (9/7/2026), mengatakan perkembangan tersebut terutama ditopang pertumbuhan positif pada kelompok suku cadang dan aksesori, serta perlengkapan rumah tangga lainnya.

Berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran BI, kelompok suku cadang dan aksesori mencatatkan indeks 145,5 atau tumbuh 11 persen yoy. Sementara kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya mencatatkan indeks 83,8 atau tumbuh 1,8 persen yoy.

Namun, beberapa kelompok diprakirakan masih berada di zona kontraksi. Kelompok barang budaya dan rekreasi tercatat memiliki indeks 56,4 atau turun 8,5 persen yoy. Sedangkan kelompok bahan bakar kendaraan bermotor mencatatkan indeks 103,5 atau turun 7,8 persen yoy. Padahal pada periode sebelumnya, kedua kelompok ini masih tumbuh masing-masing 0,2 persen yoy dan 0,3 persen yoy.

Secara bulanan, penjualan eceran pada Juni 2026 diprakirakan turun 0,8 persen month to month (mtm). Meski masih menurun, angka ini lebih baik dibandingkan periode sebelumnya yang turun 1,5 persen mtm.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 9 Juli 2026
31o
Kurs