Jumat, 25 Juni 2021

Usai Salat Id, Umat di Masjid Al Akbar Diwajibkan Tetap Memakai Masker

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Umat wajib mengikuti pemeriksaan suhu tubuh sebagai bagian dari protokol kesehatan pelaksanaan salat Idulfitri 1442 Hijriah di masjid Nasional Al Akbar, Kamis (13/5/2021). Foto: Totok suarasurabaya.net

Usai pelaksanaan salat Idulfitri 1442 H, Kamis (13/5/2021) umat di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya tetap wajib patuh protokol kesehatan. Tidak boleh lepas masker.

Pengumuman dan pemberitahuan berulangkali disampaikan panitia penyelenggara salat Idul Fitri 1442 H kepada umat agar tetap patuh menjalankan protokol kesehatan. Termasuk setelah menyelesaikan salat Id.

“Mohon kepada warga masyarakat, agar tetap patuh melaksanakan protokol kesehatan. Dimohon untuk tidak melepas masker. Tetap patuh dan menjaga jarak. Setelah salat id jangan melepas masker dulu, ” ujar panitia lewat pengeras suara.

Kamis (13/5/2021) pagi Masjid Nasional Al Akbar menggelar salat Idul Fitri 1442 H dengan penetapan protokol kesehatan. Peserta wajib mendaftarkan diri, untuk mendapatkan kartu Identitas untuk mengikuti salat Id. Kapasitas Masjid yang dapat menampung sekurangnya 40.000 orang tersebut, pagi ini hanya diisi sekitar 6.000 orang saja.

Sederet aturan, mulai dari pemeriksaan suhu tubuh sampai dengan melepas sepatu dan membawa sendiri sepatu atau sendal masing-masing, wajib dipatuhi warga masyarakat yang mengikuti salat Id.

Helmy Nur Humas Masjid Nasional Al Akbar Surabaya menyampaikan bahwa dikarenakan pandemi Covid-19 masih belum usai maka diberlakukan aturan serta ketentuan baru terkait dengan protokol kesehatan. Dan aturan itu wajib dipatuhi umat.

“Sejak jauh-jauh hari kami sudah umumkan pada masyarakat tentang ketentuan dan aturan untuk dapat mengikuti salat Id di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Ketentuan itu ditujukan juga untuk menjaga protokol kesehatan bersama, ” terang Helmy Nur.

Sejak menjelang pukul 04.30 umat sudah berdatangan untuk bersiap mengikuti pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 H yang dilaksanakan dengan berbagai aturan dan ketentuan dalam rangka menjalankan protokol kesehatan.

Puluhan petugas melakukan pemeriksaan suhu tubuh pada umat yang berdstangsn. Pria dan wanita dibedakan jalur yang berbeda tetapi dengan ketentuan atau aturan yang tetap mengacu pada protokol kesehatan.

“Sampai salat Id rampung, umat tetap wajib patuh protokol kesehatan. Masing-masing boleh memilih akses keluar dari 45 pintu Masjid yang kami buka seluruhnya. Karena pandemi memang masih belum rampung sampai saat ini, ” pungkas Helmy Nur. (tok/iss)

 

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran di Tanjungsari

Kemacetan di Tol Waru arah Dupak

Gerhana Bulan Total di Waru

Surabaya
Jumat, 25 Juni 2021
30o
Kurs