Rabu, 1 Februari 2023

DPD Hargai Putusan Pemerintah Terkait 10ribu Kuota Haji Tambahan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Zuhri M. Syazali anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan pendapatnya terkait kuota tambahan haji, Minggu (3/7/2022). Foto: kemenag.go.id

Karena keterbatasan waktu, pemerintah memutuskan untuk tidak menerima 10 ribu kuota tambahan haji yang diberikan oleh Arab Saudi. Keputusan ini dihargai oleh Zuhri M. Syazali anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Kepulauan Bangka Belitung.

Zuhri, panggilan akrabnya, mengaku sudah mendengar informasi terkait 10 ribu tambahan kuota haji. Apalagi hal itu juga sempat menjadi isu publik di Indonesia.

“Kami bisa menghargai keputusan pemerintah. Semua sudah terjadi ini sebagai catatan saja ke depan,” ujar Zuhri M. Syazali saat berkunjung ke Daker Makkah di Syisah bersama tim DPD, Minggu (3/7/2022) dikutip kemenag.go.id.

Untuk diketahui, tim DPD tersebut beranggotakan tujuh orang, yaitu Evi Apita Maya (ketua rombongan), Misharti (perwakilan Riau), Sum Indra (Jambi), Jihan Nurlela (Lampung), Zuhri M. Syazali (Bangka Belitung), Habib Zakaria Bahasvim (Kalsel) dan Iskandar Muda Baharudin Lopa (Sulbar).

Rapat Anggota DPD Komite III dengan Tim Daker Makkah, Minggu (3/7/2022). Foto: kemenag.go.id

Kehadiran mereka di Makkah yakni dalam rangka melakukan proses pengawasan pelaksanaan haji 2022. Selain itu, beberapa isu seputar haji juga menjadi fokus mereka selama kunjungan ke Arab Saudi.

“Terimakasih kami sudah diterima Daker Mekkah. Tadi banyak pertanyaan oleh Komite III, semua sudah dijawab dan direspon dengan baik,” kata Evi Apita Maya, Ketua Rombongan Anggota Komite III usai menggelar pertemuan dengan Kepala Daker Mekkah Muhammad Khanif.

“Kami juga akan melihat langsung ke lapangan,” sambung anggota DPD perwakilan Nusa Tenggara Barat ini.

Berdasarkan nformasi awal yang mereka dapatkan, kata Evi, jemaah haji Indonesia mengaku puas dengan layanan yang diberikan. Katering haji tiga kali sehari, layanan bus sholawat 24 jam, hingga hotel yang bagus menjadi catatan penting pelaksanaan haji kali ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. (bil/rst)

Berita Terkait