Selasa, 28 November 2023

GoTo Lakukan PHK Massal 1300 Karyawan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Gojek yang beroperasi di Surabaya saat melintasi di kawasan Tugu Pahlawan. Foto: Gojek

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 1.300 orang, atau sekitar 12 persen dari total karyawan tetap mereka saat ini. Alasannya, agar perseroan dapat menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan secara jangka panjang.

Andre Soelistyo CEO Grup GoTo dalam keterangan tertulis di Jakarta yang diterima Antara, Jumat (18/11/2022) mengatakan, terdapat beberapa pertimbangan sehingga keputusan sulit tersebut tidak dapat dihindari.  Seperti, tantangan makro ekonomi global berdampak signifikan bagi para pelaku usaha di seluruh dunia.

GoTo seperti layaknya perusahaan besar lainnya, perlu beradaptasi untuk memastikan kesiapan perusahaan menghadapi tantangan ke depan.

Karena itu, kata Andre, perusahaan harus mengakselerasi upaya untuk menjadi bisnis yang mandiri secara finansial dan tumbuh secara berkelanjutan dalam jangka panjang. Antara lain, dengan fokus pada layanan inti, yaitu on-demand, e-commerce dan teknologi finansial.

Ia juga menjelaskan, berbagai upaya telah dilakukan perusahaan untuk optimalisasi, yaitu evaluasi beban biaya secara menyeluruh, termasuk penyelarasan kegiatan operasional, integrasi proses kerja dan melakukan negosiasi ulang berbagai kontrak kerja sama.

Bahkan pada akhir kuartal kedua tahun ini, lanjut dia, perusahaan berhasil melakukan penghematan biaya struktural sebesar Rp800 miliar dari berbagai aspek penghematan, seperti teknologi, pemasaran dan outsourcing.

“Tim manajemen juga sepakat mengembalikan sebagian gaji untuk mendukung langkah penghematan perusahaan,” katanya.

Ia menambahkan, karyawan terdampak perampingan akan menerima pemberitahuan pada Jumat ini.

“Kami berkomitmen untuk memberi dukungan yang komprehensif selama masa transisi karena mereka telah bekerja keras dan memberikan kontribusi yang besar bagi perusahaan,” kata Andre.

Andre menegaskan, karyawan terdampak perampingan juga akan memperoleh paket kompensasi sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan negara tempat GoTo beroperasi.

Perseroan juga memberikan sejumlah dukungan finansial, antara lain berupa tambahan satu bulan gaji serta kompensasi pengganti periode pemberitahuan (notice in-lieu).

Selebihnya, perseroan juga memberi dukungan pencarian kerja serta layanan konseling sampai Mei 2023. Ia juga menambahkan, mereka berhak memiliki laptop yang saat ini mereka gunakan, mengakses berbagai program pelatihan serta dapat bergabung ke direktori alumni perseroan.

“Keputusan ini tidak mempengaruhi layanan kami kepada konsumen serta komitmen perusahaan terhadap mitra pengemudi dan pedagang,” pungkasnya. (ant/bil)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Bunga Tabebuya Bermekaran di Jalan Ahmad Yani Surabaya

Kemacetan Total di Raya Sukomulyo Gresik

Sungai Kalisari Damen Full Eceng Gondok

Surabaya
Selasa, 28 November 2023
27o
Kurs