Rabu, 10 Agustus 2022

ITS Berdayakan Mahasiswanya Dukung Produksi Intako Tanggulangin

Laporan oleh Retha Yuniar
Bagikan
Dekan FDKBD ITS Imam Baihaqi ST MSc PhD (kiri) dan Kepala INTAKO Zainul Arifin berjabat tangan sebagai simbol resmi kerja sama antara ITS dengan Intako Tanggulangin, Foto : Humas ITS

Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) meresmikan proyek independen mahasiswa bersama Koperasi Industri Tas dan Koper (Intako) Tanggulangin, Sabtu (2/7/2022). langkah tersebut merupakan bentuk dukungan program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Meredeka), dengan meningkatkan pembangunan ekonomi pada kawasan industri kerajinan kulit Tanggulangin.

Gogor Arif Handiwibowo Penanggung Jawab Proyek Intako mengatakan, kerja sama dengan Intako berhasil diwujudkan pertama kali oleh Dr. Mahendra Wardhana Kepala Departemen (Kadep) Desain Interior ITS. Mahendra memiliki inisiatif untuk meningkatkan kerja sama tersebut, dengan melibatkan Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD).

“Tujuan dari kerja sama tersebut ialah untuk memperdalam pengalaman serta sebagai sarana untuk mahasiswa dalam mempelajari peluang pada usaha industri kreatif. Selain itu, program ini ditujukan juga untuk meningkatkan pembangunan ekonomi pada kawasan industri kerajinan kulit Tanggulangin, Sidoarjo,” kata Mahendra.

Untuk diketahui, Intako sendiri merupakan salah satu sentra industri kecil menengah (IKM) di Sidoarjo yang hampir collapse akibat terhantam pandemi.

Pada Juni 2021, Sya’roni Arif Ketua Intako Tanggulangin menyatakan omzet Intako sempat turun hingga 80 persen. Bahkan, salah satu pengusaha yang tergabung didalamnya mengaku sempat kesulitan membayar gaji 40 karyawan dengan nominal mencapai Rp50 juta.

Beruntung, multiplier effect ( efek ganda) dari dilonggarkannya sejumlah kebijakan pembatasan seiring melandainya kasus covid-19, membuat geliat ekonomi di Intako semakin membaik. Dalam hal ini ITS turut hadir dalam mendorong pergerakan ekonomi sekaligus mengoptimalkan kompetensi mahasiswanya.

Kedepannya, program yang pendaftarannya dibuka sejak 1 sampai 15 Juli 2022 akan menyeleksi mahasiswa ITS semester empat keatas, untuk berpartisipasi dan belajar proyek independen mahasiswa bersama Koperasi Industri Tas dan Koper (Intako) Tanggulangin.

“Program tersebut dapat mendorong mahasiswa untuk melihat problematika yang dialami perusahaan industri kreatif secara riil,” kata Gogor.

Ia juga mengharapkan antusiasme dari para dosen FDKBD untuk mengerahkan ilmu dan pengalamannya dalam mengembangkan pembangunan ekonomi di Tanggulangin.

Melalui program ini, Gogor ingin mendukung pergerakan ekonomi sektor industri kreatif Koperasi Industri Tas dan Koper (Intako) Tanggulangin untuk bangkit dan melesat pasca hantaman badai pandemi. (tha/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Kecelakaan Truk Terguling di KM 750 Tol Waru

Surabaya
Rabu, 10 Agustus 2022
25o
Kurs