Sabtu, 24 Februari 2024

Korban Meninggal Gempa Cianjur Bertambah Menjadi 268 Orang

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Letjen TNI Suharyanto Kepala BNPB (dua dari kiri) dalam Konferensi Pers Update Penanganan Gempabumi M5,6 Cianjur Jawa Barat, Selasa (22/11/2022). Foto: tangkapan layar

Letnan Jenderal TNI Suharyanto Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut korban gempa bumi magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat bertambah menjadi 268 orang per Selasa (22/11/2022) pukul 17.00 WIB.

Dari jumlah tersebut, jenazah yang berhasil diidentifikasi sebanyak 122 jenazah. Sementara orang hilang dalam pencarian sebanyak 151 orang.

“Apakah 151 orang ini bagian dari yang belum teridentifikasi nanti kami akan dalami lebih lanjut. Bisa saja yang hilang dalam pencarian ada dalam data 268 yang belum teridentifikasi, karena yang sudah teridentifikasi sebanyak 122 jenazah,” kata Suharyanto dalam Konferensi Pers Update Penanganan Gempabumi M5,6 Cianjur Jawa Barat, yang dipantau lewat YouTube BNPB Indonesia, Selasa.

Sebelumnya Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat mengonfirmasikan ada sebanyak 162 korban yang meninggal dunia akibat gempa merusak yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).

Update data korban jiwa dan materiil gempa Cianjur pada Selasa (22/11/2022). Foto: tangkapan layar

Dalam kesempatan tersebut ia juga merinci, korban luka-luka juga bertambah menjadi 1.083 orang. Sementara yang mengungsi sebanyak 58.362 orang.

Kerugian materiil rumah rusak akibat gempa ada 22.198 rumah dengan rincian 6.570 rusak ringan, 2.071 rusak sedang dan 12.641 rusak berat.

Kemudian untuk kecamatan terdampak, Suharyanto menyebut ada 12 kecamatan yaitu Kecamatan Cianjur, Kec. Karang Tengah, Kec. Warung Kondang, Kec. Gekbrong, Kec. Dugenang, Kec. Cilaku, Kec. Sibeber, Kec. Sukaresmi, Kec. Bojong Picung, Kec. Cikalong Kulon, Kec. Sukaluyu dan Kec. Pacet.

“Masih ada 151 yang hilang, apakah itu datanya segitu atau bertambah. Tapi kami pastikan tanggap darurat akan berakhir ketika semua korban berhasil didientifikasi, syukur-syukur semua sudah ditemukan. Kita berusaha semaksimal mungkin semua korban ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia,” pungkas Suharyanto.(dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Sabtu, 24 Februari 2024
29o
Kurs