Rabu, 1 Februari 2023

Masa Operasional Haji 2022 Berakhir

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Sejumlah Jamaah Haji saling berpelukan sebelum pulang ke Indonesia. Foto: Media Center Haji

Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan bahwa keberangkatan kelompok terbang (kloter) 43 Embarkasi Solo (SOC 43) ke Indonesia, menandai berakhirnya operasional kegiatan Haji 1443 Hijriah/2022 Masehi.

“Total ada 240 kloter jemaah haji Indonesia yang kita layani pada fase kepulangan ini. Alhamdulillah secara umum bisa berjalan dengan baik dan lancar. Dengan berangkatnya SOC 43 ke Tanah Air maka operasional haji 2022 juga sudah berakhir,” kata Nizar Ali Sekretaris Jenderal Kemenag, dari media center haji di Madinah, Sabtu (13/8/2022) dilansir Antara.

Nizar menuturkan, terdapat 354 jemaah haji yang akan tergabung dalam SOC 43 sebagai kloter terakhir dari gelombang kedua yang pulang ke Indonesia. Keberangkatan para jemaah itu, dilepas di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah.

Pemulangan jemaah haji pada gelombang kedua berlangsung dari tanggal 30 Juli sampai 13 Agustus 2022, dengan total jemaah yang tergabung dalam 126 kloter dari Bandara Internasional AMAA Madinah, berjumlah 47.451 orang.

Jemaah yang tergabung dalam SOC 43 itu, berasal dari Kota Tegal, Pekalongan, Kabupaten Sleman dan Kabupaten Purbalingga. Disebutkan bahwa proses pemulangan ke Indonesia pun berjalan dengan baik.

Nizar menambahkan, sampai dengan hari Sabtu ini, ada 11 jemaah haji yang dirawat di Arab Saudi, yang terdiri atas 10 jemaah haji reguler yang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dan satu jemaah haji khusus yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah.

“Semua jemaah yang dirawat akan tetap dalam pantauan petugas haji Indonesia. Mereka akan dipulangkan ke Tanah Air jika sudah memenuhi persyaratan secara medis sebagaimana ketentuan,” ujar Nizar.

Selain jemaah yang dirawat, tercatat sebanyak 89 jemaah haji dinyatakan wafat di Tanah Suci. Dengan rincian, 27 wafat pada masa pra Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) rentang 4 Juni sampai 7 Juli 2022, 16 jemaah wafat pada masa Armuzna pada 8 sampai 12 Juli 2022.

Sementara 46 jemaah lainnya dinyatakan wafat pada masa setelah puncak haji Armuzna, 13 Juli sampai sekarang.

Nizar mendoakan, agar semua jemaah haji yang telah pulang mendapatkan dan menjaga kemabruran dalam kehidupan di masa yang akan datang. Ia pun turut mengucapkan bela sungkawa kepada semua keluarga jemaah yang wafat di Tanah Suci.

“Semoga semuanya mendapat tempat terbaik di sisi Allah. Aamin,” ucap Nizar.

Sebagai informasi tambahan, jemaah haji yang dipulangkan pada gelombang pertama yang berlangsung pada 15 sampai 30 Juli 2022 melalui Terminal Haji Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, berjumlah 45.120 jemaah yang tergabung dalam 114 kloter yang pulang ke Tanah Air dari Jeddah. (ant/bil/iss)

Berita Terkait