Rabu, 6 Juli 2022

PENSFest 2022 Hadirkan Inovasi Konsep Pembelajaran Terpadu

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Satu di antara hall dalam PENSFest 2022 yang dihadirkan secara virtual mengingat pandemi Covid-19 masih belum usai. Foto: humas PENS

Pameran hasil teaching industry selama pembelajaran satu tahun dengan tajuk PENS Startup Festival 2022 digelar Departemen Teknik Informatika dan Komputer (DEPTIK), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Jumat (7/1/2022).

Digelar tiga hari mulai Jumat (7/1/2022) sampai Minggu (9/1/2022) terbuka untuk masyarakat umum. PENSFest tahun ini diadakan secara virtual mengingat hingga hari ini pandemi Covid-19 masih belum usai.

Meskipun digelar secara virtual, panitia menyediakan sejumlah Hall diantaranya; Hall A diisi dengan karya mahasiswa berupa software aplikasi hasil kolaborasi dengan industri dan dunia usaha serta Departemen Informatika dan Komputer sebanyak 47 exhibitor. Hall B diisi oleh sponsor, startup dan UMKM sebanyak 26 exhibitor. Hall C diisi program studi yang ada di PENS sebanyak 23 exhibitor dan di Hall D diisi oleh Politeknik Negeri yang tersebar di seluruh Indonesia sebanyak 22 exhibitor. Total peserta dalam pameran virtual ini sebanyak 118 Exhibitor.

Acara ini dapat diakses dengan mengunjungi laman www.pensfest.com. Setelah masuk pengunjung diarahkan untuk mendaftar akun, kemudian pengunjung diarahkan ke lobby virtual gedung Pascasarjana. Selanjutnya pengunjung akan diberikan pilihan untuk berkunjung ke Auditorium dan Hall A, B, C atau D. Di ruang virtual Auditorium, pengunjung dapat menyaksikan talkshow dan sharing session tentang dunia usaha dan industri disuguhkan.

Aliridho Barakbah, S.Kom., Ph.D.,Direktur PENS menyampaikan bahwa proses ini diawali setahun yang lalu mengundang industri, mahasiswa didampingi dosen untuk mengeksplorasi ide dan mendifinasikan user requirement. Hari ini saatnya show up ke public dengan konsep integrated teaching. Dimana konsep membenamkan industrial teaching ke dalam pembelajaran sehingga menghasilkan satu karya yang inovatif. “Kami mencoba untuk menarik dari sekolah vokasi, dari Politeknik dan Akademi Komunitas agar kedepannya mencoba untuk melangkah bersama bagaimana mewujudkan pendekatan pembalajaran seperti yang kami lakukan ini bisa dilakukan di perguruan tinggi yang lainnya terutama di vokasi, ” terang Ali Rdiho, Jumat (7/1/2022).

Ali Ridho berharap, bahwa kita tidak bisa melaju sendiri tetapi kita mampu melangkah dan mengajak siapapun. Termasuk dunia industri, dunia usaha, UMKM dan institusi pendidikan tinggi yang lainnya terutama di vokasi. Sehingga saling dapat kuat dan menguatkan Indonesia.

Dr. Benny Bandanadjaya, ST., MT. Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi juga turut hadir dalam pembukaan kali ini. “Proses pendidikan yang sudah dilakukan saat ini oleh PENS adalah proses yang sesuai dengan arahan dan kebijakan Kemendikbud Ristek bahwa kita mendorong sebuah pembelajaran yang berbasis integrated teaching melibatkan projek yang berasal dari industri atau kebutuhan industri. Sehingga ketika mahasiswa kita lulus, mereka sudah sangat siap dengan tugas atau project dengan kebutuhan industri, ” papar Benny.

Apresiasi yang baik juga disampaikan Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Wakil Gubernur Jawa Timur. “Dengan adanya pendampingan industri tentu memberikan penajaman dalam mahasiswa dan mahasiswi bisa membaca trend yang berada di tengah masyarakat, industri pengembangan software dan aplikasi. Acara ini menjadi sebuah ajang yang sangat penting untuk bisa kemudian melatih dan menggodok segenap generasi penerus untuk semakin berani dan menjadi efektif untuk meningkatkan jam terbang terjun langsung kedalam dunia usaha dan industri, ” tegas Emil Elistianto Dardak.(tok/iss)

Berita Terkait

Surabaya
Rabu, 6 Juli 2022
28o
Kurs