Kamis, 13 Agustus 2020

Lawan Covid-19, PENS Salurkan Disinfektan dan Paket Nasi

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Penyaluran donasi disinfektan dan masker medis untuk Puskesmas sekitar kampus PENS. Foto: Humas PENS

Peduli pada sesama sekaligus bagian dari penanganan pencegahan pandemi Covid-19,  Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) salurkan disinfektan ke puskesmas di sekitar kampus, Senin (13/4/2020).

Ke empat puskesmas yang menerima bantuan kali ini dan berada disekitar kampus PENS tersebut diantaranya adalah Puskesmas Mulyorejo, Puskesmas Keputih, Puskekesmas Klampis Ngasem, dan Puskesmas Gebang.

Dr. Zainal Arief, ST, MT, Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menyampaikan bahwa ini merupakan bentuk kontribusi kolektif seluruh civitas academica termasuk untuk donasi makanan bagi para mahasiswa yang berada di tempat kos dan belum bisa pulang ke rumah akibat pandemi Covid-19 ini.

“Kami ingin berkontribusi bersama-sama berperan mencegah Covid-19. Kami ingin memberikan dukungan dengan menyalurkan disinfektan dan masker medis untuk puskesmas. Kami juga bagikan sembako bagi masyarakat sekitar kampus yang memang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19 ini,” terang Zainal Arief.

Puskesmas, lanjut Zainal Arief sangat berperan aktif sebagai ujun gtombak memberikan layanan sekaligus rujukan bagi masyarakat untuk ke rumah sakit. Dan oleh karena itu, donasi masker medis juga dibutuhkan puskesmas.

“Puskesmas berperan aktif memberikan layanan bagi masyarakat, mereka berada di ujung terdepan dalam rangka memberikan rujukan bagi masyarakat sebelum ke rumah sakit. Dan pada tahap awal kami memilih mendonasikan masker medis untuk puskesmas. Kedepan nanti kami berencana membantu rumah sakit terkait kebutuhan APD tenaga medis,” tambah Zainal.

Ditambahkan Suroiya In Junaidah, SKM.Mkes, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Puskesmas Klampis Ngasem bahwa pihaknya memang membutuhkan disinfektan serta masker medis sebagai peralatan yang dibutuhkan secara spesifik untuk pencegahan dan penanganan pasien yang diduga memiliki gejala Covid-19.

“Masker medis ini sangat bermanfaat untuk petugas, semoga nantinya bantuan ini dapat menjadi barokah dan kita sebagai tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tegas Suroiyah.

Sebelumnya masyarakat sekitar kampus PENS yang terdampak pandemi Covid-19 telah menerima bantuan paket sembako. Bantuan sembako terutama ditujukan pada warga masyarakat yang sehari-hari bekerja dilapangan atau jalanan dan langsung terdampak pandemi Covid-19 ini.

Paket sembako tersebut disalurkan kepada warga masyarakat yang ber hak di sekurangnya enam kawasan sekitar kampus PENS diantaranya, Gebang, Asem Payung, Kejawan Putih Tambak, Kalisari Damen, Keputih Timur dan Tegal Mulyorejo Baru (TMB).

Segenap civitas academica PENS diantaranya para Dosen dan tenaga pendidik bersama-sama secara kolektif menyisihkan sebagian rejekinya dan disalurkan kepada Tim Satgas Covid-19 PENS.

Dr. Zainal Arief, ST, MT, Direktur (PENS) menambahkan bahwa di masa krisis seperti saat ini, PENS perlu meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat sebagai bagian dari pengembangan kecerdasan sosial. Dan satu diantaranya adalah dengan berdonasi dan menyisihkan dana untuk membantu paket sembako bagi warga sekitar kampus.

Sementara itu, selain mendonasikan bantuan disinfektan dan masker medis untuk puskesmas, PENS, Senin (13/4/2020) juga membagikan paket nasi untuk mahasiswa yang masih berada di tempat kos, sekitar kampus dan belum bisa kembali ke kampung halaman.

Paket nasi yang dibagikan ke 169 mahasiswa yang masih berada di kos, diantaranya berada di empat titik yaitu, Pos Satpam PENS, Jl. Keputih III/48C, Jl. Gebang Lor No. 62 dan Jl. Kejawan Gebang III/17 (masuk utara gang Masjid).

“Kami juga memperhatikan kondisi mahasiswa yang masih tinggal di tempat kos dan belum bisa pulang kembali ke kampung halaman, dengan memberikan paket nasi. Para mahasiswa ini bisa jadi kesulitan mencari makanan, dan semoga bantuan ini bermanfaat buat para mahasiswa,” pungkas Zainal Arief, Senin (13/4/2020).(tok/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Sore Hari di Surabaya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Surabaya
Kamis, 13 Agustus 2020
33o
Kurs