Minggu, 26 Mei 2024

Pameran Seni Lukis Tangan, Sarana Edukasi dan Pelestarian Budaya di Era Digital

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Salah satu pengunjung saat memotret karya lukisan tangan dalam pameran yang digelar Unicorn Young Collectors Club (UYCC) di salah satu hotel di Jalan Kaliasin Surabaya, Sabtu (9/9/2023). Foto: Risky suarasurabaya.net

Unicorn Young Collectors Club (UYCC) sebagai salah satu galeri seni yang ada di Indonesia menggelar pameran seni lukisan tangan di salah satu hotel di Jalan Kaliasin Surabaya, yang berlangsung pada 9 September sampai 12 November 2023 mendatang.

Johannes Febrianto Elyas Art Director UYCC menjelaskan gelaran seni bertema Masquerade Psychological Art Exhibition dan From zero to 100 Art Exhibition itu, menampilkan 50 lebih karya dari seniman yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

“Ini juga upaya untuk mengajak masyarakat, tak terkecuali anak muda untuk mengetahui karya-karya seni lukis. Harus ada regenerasi antusiasme seni ke anak-anak muda,” ucapnya Sabtu (9/9/2023).

Karya lukis tangan tersebut, kata dia, ditampilkan dengan desain yang mendukung para penikmat seni yang ingin menjadikannya konten di era digital saat ini.

“Untuk mendapatkan engagement (interaksi) lebih. Kayak dia tidak antusias dengan seni, agar tertarik untuk datang dengan pameran seni. Jadi ini loh lukisan itu, ternyata ekplorasi seni itu besar,” ujarnya.

Menurutnya, upaya tersebut dilakukan agar pameran seni yang pembuatannya dengan tangan itu, bisa memberi kesan yang tidak membosankan.

Sementara itu, Aldridge Tjiptarahardja Chief Executive Officer (CEO) UYCC menyebut seni merupakan aksi tentang memulai sesuatu yang dapat menghadirkan inspirasi, baik bagi diri sendiri maupun banyak orang.

“Juga untuk menyampaikan pesan, seperti tentang isu-isu yang ada. Jadi kita lihat turunannya juga, seni itu penting,” ujarnya.

Lebih lanjut, selain memiliki nilai estetik, seni juga menjadi penyeimbang dalam kehidupan. “Pentingnya seni, kalau tidak ada seni bisa stres, sesimple itu,” tuturnya.

Sebagai informasi, karya-karya seniman dari berbagai daerah itu, selain dipamerkan juga dapat dibeli, yakni dengan harga yang berbeda-beda dari setiap karya pelukis. (ris/bil/iss)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Bus di Trowulan Mojokerto

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Surabaya
Minggu, 26 Mei 2024
29o
Kurs