Minggu, 25 Februari 2024

Pengungsi Kebakaran Enam Rumah di Surabaya Ratapi Kerugian Ratusan Juta

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Sukesih beserta warga lain yang terdampak kebakaran enam rumah di Putat Jaya Surabaya, Sabtu (23/9/2023). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Insiden kebakaran yang menghanguskan total enam rumah di Jalan Kupang Gunung Tembusan II RT 5 RW 10, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan Surabaya, seperti mimpi buruk bagi puluhan warga.

Bangunan tingkat lebih dari satu lantai itu sudah tidak ada lagi sejak terbakar imbas rambatan api bambu kering yang dibakar salah satu warga berinisial M.

Juni Astri (36 tahun) salah satu warga yang rumah tiga lantainya ikut terbakar, kini harus mengungsi bersama empat anak dan suaminya.

“Anak saya ada lima, tapi satu di desa. Semuanya masih sekolah, sekarang sudah tidak. Sudah hangus semua. Suami saya jualan soto. Sekarang sudah tidak bisa karena ikut terbakar,” jelasnya.

Juni yang tak ada di rumah saat kejadian, tak sempat menyelamatkan satupun barang berharga. Termasuk berkas, kecuali satu lembar Kartu Keluarga (KK).

“Barang-barang di lantai dua dan tiga terbakar habis. Tinggal baju saja yang dipakai. Lantai bawah kosong. Sertifikat sudah terbakar. Tabungan dompet juga ikut terbakar. Tinggal orang saja,” tambahnya.

Kini di ruangan sekira 6 x 4 meter balai RW 10 menjadi hunian sementara untuknya bersama puluhan warga. Dia hanya bisa meratapi kerugiannya akibat kebakaran yang nilainya mencapai kurang lebih Rp100 juta.

“Tabungan saya dua juta. Sepeda motor satu-satunya meledak. Ada AC, barang berharga lainnya. Sekitar Rp100 juga. Kami ingin secepatnya rumah diperbaiki Pemkot, agar bisa cepat ke rumah dan bisa jualan lagi,” terangnya.

Nasib yang sama bahkan lebih parah dialami Sukesih (44 tahun) yang rumahnya terbakar habis. “Yang parah tingkat atas, yang bawah terbakar separuh,” jelasnya sambil menahan air mata.

Tak hanya barang berharga, surat-surat administrasi kependudukan juga harus direlakan tanpa sisa.

“Semua baju tidakl tersisa, kulkas, TV, AC, surat-surat, tabungan satu juta. Hangus semua, tidak ada tersisa. Baju tinggal yang dipakai aja. Perabotan rumah tangga juga habis,” imbuhnya.

Total ada 12 orang penghuni rumahnya yang kini mengungsi di Balai RW 10. “Kerugian kurang lebih Rp100 juta,” jelasnya. (lta/saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Minggu, 25 Februari 2024
31o
Kurs