Sabtu, 2 Maret 2024

Rencana Night Zoo KBS Dianggap Bisa Ganggu Kehidupan Satwa

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Ilustrasi. Setelah ditutup sementara selama dua pekan, KBS kembali ditutup sementara hingga Minggu (5/4/2020) terkait pandemi Covid-19. Foto: Totok suarasurabaya.net

Komisi B DPRD Kota Surabaya menilai rencana pembukaan Night Zoo atau kebun binatang malam hari untuk Kebun Binatang Surabaya (KBS) bisa mengganggu kenyamanan dan kehidupan satwa setempat.

Anas Karno Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Kamis (2/2/2023), mengatakan, pihaknya mengkhawatirkan Night Zoo ini bisa berdampak pada kelangsungan hidup satwa yang saat ini menjadi koleksi KBS.

“Sejak awal saya menolak keras. Ini akan sangat mengganggu kenyamanan dan kehidupan satwa. Karena membuat siklus pola hidup satwa berubah,” kata Anas.

Melansir dari Antara, Anas juga menyesalkan rencana Night Zoo yang jalurnya melewati kandang harimau.

“Saat senja, satwa akan bersiap untuk istirahat. Ini jelas, akan sangat mengganggu kenyamanan waktu istirahat satwa. Satwa ini juga butuh istirahat layaknya manusia,” ujar dia.

Dia juga mengingatkan, bahwa fungsi lain KBS itu bukan hanya sebagai kebun binatang ikon Kota Surabaya yang sudah sangat terkenal, namun KBS juga menjadi hutan kota yang berfungsi sebagai paru-paru kota.

“Itu akan mengganggu habitat burung liar, yang menjadikan hutan kota KBS, sebagai tempat tinggal mereka,” ujar Anas.

Anas juga memprotes cara PDTS KBS yang dinilainya sudah mengabaikan nasib satwa hanya untuk menambah dan meningkatkan penghasilan.

“Apakah rencana ini sudah dikaji secara mendalam dengan para ahli fauna. Bagaimana dampaknya terhadap satwa secara jangka panjang nantinya. Jangan kemudian cuma ingin mendapatkan tambahan penghasilan, namun mengabaikan kelangsungan hidup satwa. Percuma saja,” imbuhnya.

Terlebih lagi, nantinya jumlah pengunjung Night Zoo akan dibatasi. Begitu pula dengan jam operasional. Sehingga kalau untuk mendapatkan tambahan pendapatan, tidak bisa maksimal.

Anas mengatakan, lebih baik perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS melakukan pembenahan lay out, supaya pengunjung lebih nyaman menikmati koleksi satwa, sehingga menarik minat wisatawan.

Misalnya membuat satu jalur, mulai dari pintu masuk sampai pintu keluar. Sehingga pengunjung bisa menikmati seluruh koleksi satwa KBS lewat jalur yang sama.

“Tidak seperti sekarang, semrawut. Orang yang belum pernah ke KBS akan kesulitan mau melihat seluruh koleksi satwa. Karena letaknya yang tidak berada dalam satu jalur,” kata dia.

Diketahui PDTS KBS saat ini tengah mematangkan persiapan Surabaya Night Zoo yang direncanakan buka setiap malam akhir pekan, dengan membatasi jam operasional tidak sampai pukul 00.00 WIB. Jumlah kunjunganb pun akan dibatasi dengan alasan mempertimbangkan kondisi dan kenyamanan satwa.

Rute Surabaya Night Zoo hanya akan melewati area satwa nokturnal. Rute dimulai dari pos 12 parkir motor mengarah ke area akuarium. Pengunjung nantinya akan mendapatkan edukasi mengenai beberapa hewan mulai dari buaya, kura-kura, hingga penyu. Kemudian, ke area diorama serta nocturama dan berakhir setelah mengitari kandang harimau.

“Progres Surabaya Night Zoo telah mencapai 50 persen. Ditarget rampung 80 persen akhir Februari,” kata Mochammad Alvi Soviandy Humas PDTS KBS pada wartawan di Surabaya.(ant/abd/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Sabtu, 2 Maret 2024
31o
Kurs