Minggu, 13 September 2026

Tiga Orang Meninggal dalam Banjir dan Longsor di Semarang

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Petugas gabungan mengevakuasi korban tewas akibat tersetrum di kawasan industri Terboyo, Kota Semarang, Senin (2/1/2023). Foto: Antara/ Humas Polrestabes Semarang

Tiga orang meninggal dalam bencana alam banjir dan tanah longsor akibat hujan deras yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (6/1/2023).

Kombes Pol. Irwan Anwar Kapolrestabes Semarang mengatakan korban meninggal tersebut masing-masing tersebar di wilayah Tembalang dan Banyumanik.

Dua orang meninggal dunia akibat banjir yang melanda dua kelurahan di Tembalang, masing-masing di Meteseh dan Rowosari.

“Total dua yang meninggal dunia akibat banjir,” katanya seperti dilaporkan Antara pada Sabtu (7/1/2023).

Sementara satu korban meninggal lainnya berada di Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, akibat tanah longsor.

Tanah longsor menimpa bagian belakang salah satu rumah di Blok-H Perumahan P4A, Pudakpayung, Banyumanik, Kota Semarang.

Hujan deras mengakibatkan tebing sekitar 25 meter longsor dan menimpa bagian belakang rumah.

Penghuni rumah bernama Ari Wibowo (37) dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa tembok dan material longsor.

Terpisah, Hevearita G.Rahayu Plt Wali Kota Semarang menyebut banjir yang melanda Perumahan Dinar Indah, Tembalang, diakibatkan oleh tanggul Sungai Babon sepanjang 20 meter yang jebol.

Menurut dia, proses penambalan sementara tanggul yang jebol dilakukan seiring dengan surutnya banjir.(ant/dfn/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Minggu, 13 September 2026
25o
Kurs