Rabu, 5 Agustus 2026

Jawa Timur Terbanyak Nasional, 109 Anak Tidak Sekolah Lolos Program PJJ Kemendikdasmen

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Aries Agung Paewai Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim. Foto: Dindik Jatim

Menurutnya, jumlah ATS yang tinggi masih menjadi tantangan nasional meski pemerintah telah menyediakan berbagai layanan pendidikan, seperti pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), program kejar paket, hingga sekolah terbuka.

Oleh karena itu, ia ingin kehadiran PJJ menjadi solusi bagi anak-anak yang tidak dapat mengikuti pendidikan reguler.

Sementara itu, Fajar Riza Ul Haq Wamendikdasmen menegaskan bahwa program PJJ merupakan bentuk kehadiran negara untuk menjangkau anak-anak yang selama ini belum memperoleh layanan pendidikan.

“PJJ adalah bentuk jawaban dari doa dan harapan. PJJ adalah jembatan meraih cita-cita. PJJ ini adalah bentuk negara menjemput bola, tidak hanya sekadar hadir tapi negara menjemput bola,” ujarnya.

Seperti diketahui, berdasarkan data Kemendikdasmen hingga 31 Juli 2026, lebih dari 1.000 calon peserta telah teridentifikasi.

Setelah melalui proses verifikasi, sekitar 700 anak dinyatakan sebagai ATS dan siap mengikuti Program PJJ. Pemerintah menargetkan cakupan program ini terus diperluas melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. (ris/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 5 Agustus 2026
27o
Kurs