Sebelumnya, Eri bersama jajaran Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) telah meninjau perkembangan pembangunan di lima lokasi tersebut.
Salah satu rumah pompa dibangun di kawasan Nginden Intan Timur. Infrastruktur ini ditujukan untuk mengurangi risiko banjir di Nginden Intan, Manyar Rejo, hingga Semolowaru.
Selama ini, aliran air dari kawasan tersebut harus menempuh jalur cukup panjang sebelum menuju Medokan Semampir. Untuk memperpendek jalur pengaliran, Pemkot Surabaya membangun rumah pompa di atas lahan milik Gereja Bethany Nginden.
“Kami membangun rumah pompa di atas tanah milik Gereja Bethany. Nantinya, aliran air yang menuju Medokan akan langsung di-shortcut (dipotong) menuju Kali Surabaya (Kali Jagir),” jelas Eri.
Ia mengapresiasi pihak Gereja Bethany yang telah menyediakan sebagian lahannya untuk pembangunan box sebagai jalur pengalihan air. Dengan skema tersebut, air yang sebelumnya mengalir melalui jalur panjang menuju Medokan Semampir dapat langsung diarahkan ke Kali Jagir.
NOW ON AIR SSFM 100

