Bozem Tanjungsari sendiri memiliki kedalaman sekitar enam meter dan dilengkapi rumah pompa untuk menarik serta mengalirkan air menuju Diversi Gunungsari.
Menurut Eri, karakteristik geografis Surabaya dan kondisi sebagian besar saluran yang merupakan sungai irigasi membuat rumah pompa menjadi salah satu infrastruktur penting dalam pengendalian banjir.
Selain membangun rumah pompa, Pemkot juga perlu memperbaiki dan memperlebar saluran agar mampu menampung serta mengalirkan air secara optimal.
“Karena itu, kita harus membangun, memperbaiki, dan memperlebar saluran agar tidak terjadi banjir,” imbuhnya.
Eri berharap pembangunan lima rumah pompa tersebut selesai sesuai target dan dapat berfungsi optimal mengurangi genangan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memahami dampak pekerjaan konstruksi terhadap akses jalan dan aktivitas sehari-hari. (saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

