Sedangkan sebanyak 15 pemerintah kabupaten yang sanggup melakukan dropping air bersih secara mandiri menggunakan kas dari masing-masing pemerintah daerah.
“Sudah ada 15 Kabupaten yang sudah melakukan dropping air bersih. Salah satunya seperti Bondowoso, Situbondo, Blitar, Ponorogo, Probolinggo ini sudah melakukan dropping air bersih,” jelasnya.
Lebih lanjut, BPBD Provinsi Jatim telah menyiapkan 5.410 ritase, 100 tandon lipat, 50 tandon, hingga 9.600 buah terpal dalam upaya penanganan fenomena kekeringan di seluruh kabupaten/kota.
Selain itu, personel BPBD Provinsi Jatim telah disiagakan untuk melakukan distribusi air bersih ke seluruh wilayah terdampak kekeringan. Dengan syarat masing-masing pemerintah daerah mengajukan permohonan kepada pemerintah provinsi.
“Kami pun sudah masif melakukan dropping air bersih, tetapi dengan catatan bahwa permohonan dropping tersebut harus diajukan oleh kabupaten/kota yang kekeringan. Ini mengantisipasi apa? Agar masyarakat bisa menjangkau semua bantuan dari pemerintah tersebut dan bisa merata distribusi air bersih yang bisa kita lakukan,” tandasnya. (wld/saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

