Pelatihan berlangsung pada 6-7 Juli 2026 di Surabaya sebagai hasil kolaborasi BPBD Jatim dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jawa Timur, Kantor Wilayah Kementerian Agama Jatim, dan Dinas Pendidikan Jatim.
Gatot mengatakan pelatihan ini menjadi upaya BPBD Jatim untuk mewujudkan sekolah tangguh bencana melalui peningkatan kapasitas guru.
“Masih banyak sekolah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana, tetapi belum memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dalam mitigasi maupun penanganan keadaan darurat,” ujar Gatot, Selasa (7/7/2026).
Melalui TOF SPAB, para guru dapat menjadi fasilitator di sekolah masing-masing sehingga pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana dapat diterapkan kepada seluruh siswa maupun tenaga pendidik.
Sementara itu, Sukari Ketua IGI Jawa Timur mengatakan, guru merupakan ujung tombak dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan.

NOW ON AIR SSFM 100

