Senin, 7 September 2026

Abu Vulkanik Bisa Matikan Mesin Pesawat, Ini Penjelasan Pakar Geologi ITS

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Erupsi Gunung Anak Krakatau pada, Sabtu (5/9/2026) sore. Foto: X @adionooo

Hasil investigasi menunjukan abu vulkanik telah masuk dan menempel pada keempat mesin pesawat. “Sebaran abu vulkanik ini tidak terdeteksi radar pesawat karena radar dirancang untuk mendeteksi uap air, sementara abu vulkanik Galunggung tersebut kering,” kata Amien.

Amien menjelaskan, pada periode tersebut Gunung Galunggung sedang mengalami erupsi eksplosif. Salah satu erupsinya menghasilkan kolom letusan hingga sekitar 20 kilometer dan bergerak ke arah barat.

“Kolom erupsi ini memotong rute yang dilalui British Airways BA009,” terang Amien.

Kondisi itulah yang membuat abu vulkanik berbahaya untuk penerbangan. Pesawat bisa saja memasuki awan abu meskipun radar cuaca tidak menunjukkan gangguan seperti awan hujan.

Menurut Amien, ketika partikel abu terisap ke dalam mesin, material tersebut melewati ruang pembakaran dengan temperatur sangat tinggi. Setelah meleleh, material itu dapat menempel pada bagian dalam mesin, termasuk turbin, sehingga mengganggu proses aliran udara dan kerja mesin.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Senin, 7 September 2026
33o
Kurs