Selain agraria, Ombudsman bersama Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan juga membahas pelayanan publik di sektor transportasi, pekerjaan umum, dan perumahan.
Di sektor transportasi, keselamatan perlintasan sebidang kereta api menjadi salah satu perhatian. Saat ini terdapat sekitar 1.400 perlintasan sebidang yang dinilai masih membutuhkan peningkatan aspek keselamatan.
Pemerintah sudah melakukan sejumlah langkah, termasuk membangun palang pintu serta menempatkan petugas untuk mengawasi perlintasan.
Pertemuan tersebut juga membahas rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Persoalan yang menjadi perhatian meliputi jalan, jembatan, perumahan, serta sumber daya air.
AHY menilai, laporan masyarakat yang dihimpun Ombudsman penting sebagai bahan evaluasi karena dapat menunjukkan persoalan pelayanan publik secara lebih spesifik di lapangan.

NOW ON AIR SSFM 100

