Seorang pejabat senior Amerika Serikat (AS) mengonfirmasi bahwa Israel dan Hizbullah telah menyepakati gencatan senjata yang mulai berlaku, Jumat (19/6/2026) pukul 16.00 waktu setempat, atau 13.00 GMT.
Melansir laporan Anadolu, meski mengonfirmasi hal tersebut, namun pejabat yang tak disebutkan namanya itu tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai isi kesepakatan.
Pengumuman gencatan senjata itu muncul setelah sedikitnya 47 orang meninggal dan sejumlah lainnya terluka akibat serangkaian serangan udara Israel di Lebanon selatan sejak Jumat pagi. Sementara itu, empat tentara Israel juga meninggal dalam serangan balasan Hizbullah di Lebanon selatan.
Sebelumnya pada Rabu (20/6/2026) malam, Donald Trump Presiden AS dan Masoud Pezeshkian Presiden Iran menandatangani nota kesepahaman (MoU), secara elektronik. Kesepakatan itu bertujuan mengakhiri perang antara AS, Israel, dan Iran, serta menghentikan serangan Israel ke Lebanon.
Trump mengatakan kepada NBC News melalui sambungan telepon bahwa ia telah berbicara dengan otoritas Israel pada Jumat pagi, dan meminta mereka menyetujui gencatan senjata dengan Hizbullah. “Ini positif,” kata Trump seperti dikutip seorang reporter NBC di platform X.
“Ini sedikit icing on the cake (pemanis situasi yang lebih baik),” tambah Trump.
Setelah pertempuran antara Israel dan Hizbullah masih berlanjut sepanjang malam, Trump mengatakan kepada NBC News bahwa hubungannya dengan Benjamin Netanyahu Perdana Menteri Israel “selalu baik”. “Kamu hanya perlu tenang sesekali dan menggunakan kepalamu,” kata Trump.
Berdasarkan data resmi, operasi militer Israel di Lebanon sejak 2 Maret telah membunuh 3.912 orang, melukai 11.873 orang lainnya, dan membuat lebih dari satu juta warga mengungsi.
Israel hingga kini masih menduduki sejumlah wilayah di Lebanon selatan. Sebagian wilayah telah diduduki selama beberapa dekade, sementara sebagian lainnya dikuasai sejak konflik terbaru. Dalam kampanye militer terakhir, pasukan Israel bergerak lebih dari 10 kilometer masuk ke wilayah Lebanon. (bil/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

