“Hal ini (operasional kembali) menyusul penerbitan NOTAM dari AirNav Indonesia yang menyatakan kondisi ruang udara telah aman untuk operasional penerbangan, serta menyusul prosedur pemastian kesiapan operasional dan infrastruktur di tiga bandara tersebut,” ujar Nugroho dilansir dari Antara.
Setelah mendapat kepastian pembukaan kembali rute, pengelola Bandara Ngurah Rai berkoordinasi dengan maskapai dan penyedia layanan ground handling.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan kesiapan armada sekaligus menyesuaikan jadwal penerbangan.
Dari delapan maskapai yang melayani tiga rute tersebut, mayoritas telah kembali menjalankan penerbangan sesuai jadwal.
Maskapai yang kembali melayani penerbangan secara normal yakni Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, NAM Air, Indonesia AirAsia, dan Pelita Air.











